Pages

BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!

First Name:

E-Mail Address:




Tampilkan postingan dengan label developer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label developer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 September 2012

10 Developer Properti Terbesar di Indonesia

Developer properti terus tumbuh di Indonesia. Ini menandakan bahwa bisnis properti di negeri ini sangat menjanjikan. Dari mulai developer kecil yang hanya mengembangkan lahan sempit dan satu dua unit rumah,
hingga developer raksasa yang bermain di kelas apartemen dan kota mandiri. Misalkan saja Grup Ciputra melalui beberapa anak usahanya, PT Ciputra Development Tbk dan PT Ciputra Property Tbk. Bisnis yang mulai dirintis Ir. Ciputra ini makin menggurita mulai dari Jakarta, daerah-daerah lain, hingga luar negeri.
Lalu siapa saja jagoan-jagoan properti dalam negeri? Berikut 10 Developer Properti Terbesar di Indonesia versi Building and Construction Interchange (BCI) Asia 2012. anda ingin belajar bisnis properti meluncur kesini http://theproperty-developer.com/

Senin, 03 September 2012

Lebih Untung Mana, Developer, Kontraktor atau Supplier?

Lebih untung mana, menjadi developer, kontraktor atau supplier? Mungkin itu yang selama ini menjadi pertanyaan kita. Dalam suatu perjalanan, di mobil kami pernah membicarakan ini antara saya, teman saya seorang direktur perusahaan developer properti dan teman satunya seorang kontraktor.
Ada sebuah riset menarik tentang hal ini, kebetulan saya temukan di www.proyekindonesia.com/.

Riset yang menggunakan pendekatan secara faktuil berdasarkan data rasio profitabilitas operational margin dan ROE (Return On Equity).

Meskipun masih ada beberapa rasio profitabilitas yang lain. Dua rasio ini dianggap (oleh penulisnya) cukup mewakili. Dipilih ROE karena ROE adalah indikator utama rasio profitabilitas. Maksudnya jika ROE baik maka rasio yang lain juga baik. ROE adalah tingkat pengembalian dari bisnis atas seluruh modal yang ada. Rumus ROE = Laba bersih / Total Ekuitas (modal). ROE merupakan salah satu indikator yang digunakan pemegang saham untuk mengukur keberhasilan bisnis yang dijalani.
Pengen tahu mana yang lebih menguntungkan, menjadi developer, kontraktor ataukah supplier? Mari kita simak hasilnya. kontraktor

Minggu, 26 Agustus 2012

Developer Properti Cantik dan Kaya

Pernah dengar nama Yang Huiyan?
Wanita muda yang cantik dan kaya ini adalah pemilik sekaligus pemimpin Country Garden Holdings Co. - salah satu perusahaan pengembang properti paling top di China. Menurut Forbes (majalah keuangan asal AS) pada Maret 2010, total kekayaan Huiyan mencapai angka 3,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 30 triliun. Kekayaannya meningkat dibandingkan tahun lalu (2,3 miliar dolar AS), kendati masih jauh di bawah hartanya pada 2007 (16,2 miliar dolar AS) ketika ia menjadi perempuan terkaya di China.
Yang Huiyan, Boss Country Garden Holdings Co. Ltd China
Huiyan adalah anak kedua dari tiga anak perempuan ayahnya. Sejak masih remaja, ia sudah mengikuti aksi ayahnya yang memburu lahan-lahan kosong. Setelah bergabung, ia bukan sekedar menjadi asisten pribadi, melainkan juga mendapatkan pengalihan saham dari ayahnya untuk mewariskan tanggung jawab di pundaknya.

Sabtu, 30 Juni 2012

Developer Perumahan Modal Patungan

Ingat, yang terpenting dari semua jenis bisnis adalah keamanannya. Aman dan terukur resikonya, aman profit yang didapat, aman juga modal awal yang disetor. Menjadi developer perumahan modal patungan pun tak luput dari ketentutuan ini. Disadari sejak awal, developer patungan melibatkan banyak pihak, pengamanannya ditengarai juga relatif kompleks. Bila aman yang dimaksud adalah memastikan segala keputusan dan tindakan bisnis dilkasanakan dengan benar, maka cara aman menjadi developer perumahan modal patungan merujuk pada kesepakatan tentang aturan main berikut teknis pelaksanannya.
Berkaca dari perjalanan sukses Elang Gumilang, pegiat developer perumahan yang fenomenal dan mengisnpirasi, justru banyak mengisahkan tentang bagaimana ia meraup dukungan modal patungan untuk mengelola proyek perumahannya. Sama seperti Elang, anda, kita semua, bila bersungguh-sungguh pun bisa berhasil menjadi developer perumahan modal patungan.
Beberapa hal yang perlu anda perhatikan dengan teliti untuk menjadi developer perumahan baru modal patungan dengan aman adalah sebagai berikut:

Sabtu, 16 Juni 2012

Prosedur Jual-Beli Properti Melalui Developer

Tidak semua orang tahu prosedur jual beli properti di developer (pengembang). Secara mekanisme, developer menjual ke pasar primer, namun pembeli belum bisa menempati langsung, setelah ada kesepakatan antara penjual dan pemeli, barulah pihak developer membangun rumah yang Anda beli, kira-kira butuh waktu bulanan tergantung tipe luasan yang anda beli. Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui detilnya, berikut ini cara pembelian properti melalui developer, namun ini belum tentu terjadi untuk semua developer, bisa saja lain developer lain pula aturan mainnya. Dari itu tanyakan secara lengkap kepada pihak marketingnya :

Jumat, 20 April 2012

Industri Real Estate

BILA masalah sandang dan pangan sudah terpenuhi, maka memiliki rumah sendiri adalah suatu mimpi indah yang patut diwujudkan.

Namun, untuk mendapatkan rumah, bagi sebagian besar masyarakat masih diperlukan instansi yang dapat membantu pemilikan rumah tersebut. Memiliki rumah sendiri akan menjadikan seseorang hidup lebih ekonomis, lebih terencana, serta menimbulkan identitas pribadi. 

Karena itu setiap orang memimpikan mempunyai rumah pribadi untuk melindungi keluarganya. Instansi yang diperlukan untuk mewujudkan impian itu adalah lembaga yang dapat membantu seseorang mendapatkan harga yang terjangkau, serta dengan cara pembayaran yang mudah. Yang paling dikenal adalah Bank Tabungan Negara (BTN). Dan masih ada lagi beberapa bank swasta yang juga memberikan KPR dalam jangka menengah, sampai tujuh tahun, bagi mereka yang berkocek cukup tebal. Instansi lain yang diperlukan ialah pihak pembangun (developer).

Jumat, 11 Maret 2011

Testimoni Pak Nugroho, Alumni PU Depok Angk 1

Saya Nugroho alumni workshop PU Depok 1 ..mau share .. sekaligus info ke mas AD.. sekalian agar rekan2 bisa tahu .. workshop mas AD ini abal abal penuh khayalan atau memang bisa diimplementasikan…
Setelah ikut workshop PU Depok 1 minggu lalu 19&20 februari .. maka jurus otak kanan mulai bekerja ..mencari lahan yang bisa hot deal… semangatnya cuma satu “hot deal atau tidak sama sekali”.. mikir caranya gimana … lantas ingat salah satu tips mencari lahan hot deal dari workshop PU dengan cara paling mudah…
1. Tips mencari lahan hotdeal adalah… sistem MLM .. ngomong ke istri .. dan ke kakak.. istri ngomong ke kakak ipar .. kakak ipar ngomong ke suaminya.. suaminya ngomong ketemannya yang kebetulan kontraktor ..nahh disinilah jalan mulai terbuka ( tidak lebih dari 2 hari !) … hari rabu si kontraktor telephone… “hallo.. mas..katanya sedang nyari lahan untuk perumahan?” ..”benar Pak .. apa bapak punya lahan ?” ..”bukan saya mas .. saya kontraktor.. biasanya saya renovasi rumah mas.. lahannya punya teman saya”…” ok Pak , boleh saya ketemu dengan teman Bapak?”.. “boleh mas .. tapi saya jadi kontraktornya ya .. kalo jadi mbangun “…”oooo .. pasti Pak.. lagi pula tanggung Pak kalo hanya renovasi .. mbangun utuh saja … hasilnya lebih besar”…(dapet lahan plus kontraktor ngebet… wah enak ini…).. ini berarti tips pertama PU untuk mencari lahan hot deal sudah terbukti berhasil…
2. Mendapatkan lahan hotdeal…dengan cara .. baca karakter sipemilik lahan…jenis pengusaha atau jenis haji tanah (maksudnya jual tanah buat naik haji..)..kontraktor telephone lagi hari jum’at… “mas orangnya mau ketemu hari sabtu.. ” .. ” baik pak.. lokasi lahan kemarin di jati asih ya pak?” .. “bener mas.. mepet sama perumaha lain.. luasnya 1600m2… ” ..”ok.. pak..ngomong2 beliau ini karyawan atau apa pak?”… “ooo..dia itu buka usaha makanan … besok kita diundang sekalian ke warungnya mas … dibelakang grand wisata”…. “ok pak kalau begitu .. sampai ketemu besok”… kesimpulannya :karakter pemilik lahan adalah jenis pengusaha…  90% kemungkinan bisa diajak kerjasama lahan… siapkan quick count… pasti hijau matanya…tips membaca karakter siap di masukkan dalam strategi..
3. Negosiasi untuk mendapatkan lahan hot deal….”apa kabar pak… saya nugroho.. ini kartu nama saya”…. ingat kesan pertama harus menggoda selanjutnya “terserah” kita…saya serahkan kartu nama yang menunjukkan kesan profesional dibidang property… kemudian bicara ngalor ngidul sedikit termasuk kenalan sama anak dan istrinya… ingat satu tips workshop PU … perlakukan mereka seperti keluarga…bangun silaturahmi yang sehat…kemudian dengan sedikit pemanasan langsung buka laptop… seluruh bahan workshop PU yang menakjubkan itu ada disana … tetapi sebelum selesai “nancepin ” saklar laptop… si pemilik lahan buka front… “sebenarnya sih mas.. ini hanya wacana ya .. ini belum pasti.. soalnya saya kepikiran ingin buka kolam pancing… disana ada lho pemancingan yang rame…”… maju tak gentar … saya buka laptop dan kemudian .. interview.. “pak luas lahan berapa?..harga mau dikasih berapa?…type berapa ya perumahan didaerah situ? …dll…” ..quick count diisi .. kemudian saya jelaskan sedikit item di dalam quick count dan sampailah di kolom “target laba bersih yang di harapkan” … saya sorongkan laptop sambil bertanya …”pak .. menurut saya kalau diperbandingkan bapak buka kolam pancing dengan kerja sama lahan .. keliatannya hasilnya lebih besar ini lho pak…”…angka 1 dengan 9 nol dibelakang adalah senajata ampuh untuk membuat beliau segera menyetujui proposal saya… walaupun kemudian saya jelaskan bahwa “ini hanya quick count ya pak ..realnya nanti bisa berubah..”.. “ooo..ngga apa2 mas dicoba saja dulu..nanti copy sertifikat saya kirimkan biar ngitungnya lebih jelas…saya masih ada lahan di cileungsi 4000m2 ..nanti dihitung juga mas..”..huff…proposal saya disetujui dalam 1 kali pertemuan..Alhamdulillah.. lahan hot deal sudah ditangan..persis satu minggu setelah workshop PU…
4. Apakah selesai sampai disitu? tentu tidak… masih ada “korban” otak kanan berikutnya… kontraktor…selama proses negosiasi lahan ..beliau sangat antusias karena saya tidak menutup2i apapun dalam proses ini.. karena kepercayaan harus dibangun sejak awal… “gimana pak.. mau kerjasama ? bapak jadi kontraktornya?”….”pasti mas..”…”harga borongan ya pak?”.. “iya mas biasalah..untuk type 1 lantai sekianjt.. 2 lantai sekian jt…sistemnya bayar bertahap mas”..”ooo..begitu ya pak saya tambahin sekian ratus ribu tapi turn key gimana?”..”wah berat mas..kan nunggu terjualnya lama..”…”oo tidak..sebelum saya dapat konsumen ..bapak tidak perlu membangun.. bagaimana ?”…beliau berhitung ..(sepertinya kontraktor punya quick count juga :) )..lantas menyalami saya dan bilang “deaaall”… ( dalam hati saya… Hot Deaal..)
Hmmmm… satu minggu ini ternyata semua ilmu di workshop bisa berjalan dengan baik…saya belum melihat lahannya seperti apa ..segi empatkah? .. rawa2 kah.. lahan hijaukah? ..atau bahkan tanah sengketa sekalipun.. bagi saya “ngga penting”…yang penting saya sudah mengukur kepresisian dari workshop terhadap kondisi real dilapangan.. dan ternyata… +/- 0.01 mm..presisi sekali….dan judul diatas “workshop PU abal2 ?” sudah terjawab.. dengan workshop itu …orang paling ngawur seperti saya pun bisa dapat lahan hot deal apa lagi orang2 serius di millis ini…
Proses hunting dan closing lahan hotdeal ini saya share sebagai referensi ..setiap orang pasti punya cerita..kendala dan keberhasilan masing2…tetapi dengan berbagi mudah2an ada koreksi masukan atau tambahan strategi lain agar lahan hotdeal bisa didapat kurang dari 1 minggu :D .. mohon maaf bila  kurang berkenan… dan mohon doanya minimal 40 rekan2 dimillis ini ..agar proyek pertama saya di mudahkan oleh Allah..aamiin..
salam hormat,
Nugroho
note: mas AD terima kasih atas workshopnya .. tapi biaya workshop jangan dinaikkan ya… :D

Kamis, 19 Agustus 2010

8 Tips Memulai Bisnis Developer Properti

8 Tips Untuk Belajar jadi Develover pemula
Tips 1 :
Belajar dari buku-buku, seminar, kursus, dan berbicara dengan pengembang properti lainnya.
Segala sesuatu ketika kita akan memulai usaha apapun pasti harus di cari info dan ilmunya terlebih dahulu. Oleh karena itu mulailah dengan membaca referensi yang berkaitan dengan bisnis developer, diantaranya buku the property developer dimana di sana dibahas sangat lengkap dan mengajarkan step by step bagi pemula. Ingin tau ttg ebooks the property developer ? klik disini
Jalin silaturahmi dengan teman-teman yang sudah menjalani bisnis ini. Ambil ilmu dan informasi dari mereka sebanyak-banyaknya, sehingga bisa dijadikan acuan kita untuk melangkah ke depan.
Gabung dengan komunitas bisnis properti seperti PU (property university), PKP (perguruan kungfu property), milis properti (yukbisnisproperti)

Tips 2 :
Lihat apa yang pengembang properti lainnya lakukan.
ATM = amati, tiru, modifikasi. Prinsip ini saya rasa sudah banyak yang menerapkan. karena manusia hidup di dunia ini pada dasarnya adalah meniru yang sudah ada. Begitupun dengan bisnis developer ini, sering-seringlah main atau kunjungi perumahan-perumahan yang sudah ada, amati kelebihan mereka apa, cari informasi penjualan mereka sold out berapa lama, bangunan rumah yang paling banyak di sukai konsumen seperti apa, sehingga hal ini akan menambah referensi kita ketika akan membuat sebuah perumahan.

Tips 3 :

Jangan trendsetter – mengembangkan apa yang menjual, bukan apa yang Anda sukai. Buatlah perumahan yang sesuai dengan permintaan pasar, jangan yang anda suka. Karena rumah itu untuk konsumen bukan untuk kita. targeting & segmentasi pasar betul-betul harus di perhatikan, Siapa sasaran kita? konsumen seperti apa pasar kita? sehingga hal ini akan berpengaruh kepada harga jual, type rumah, sistem pemasaran dan lain sebagainya.

Tips 4 :
Pahami rencana pembangunan daerah di mana Anda sedang membangun. Setiap pemerintah daerah yang berbeda memiliki peraturan yang berbeda.
Cari informasi mengenai peraturan yang berlaku di daerah yang akan kita kembangkan. Setiap daerah memiliki kebijakan berbeda, oleh karena itu ketika sudah menemukan lokasi yang cocok, segera cari informasi mengenai perizinan dan kebiasaan yang berlaku di daerah tersebut. Hal ini untuk memudahkan langkah kita ke depannya. Misalnya mulai dari izin warga, IMB, IPPT, dll.

Tips 5:
Manfaatkan bank Anda atau dana lain yang terlibat dalam setiap tahap perkembangan Anda. Cari relasi sebanyak-banyaknya, baik dengan bank, mulailah membangun jaringan. memang memulai kerjasama dengan bank tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin, oleh karena itu harus di awali dengan proyek pertama. Jika proyek pertama ini berhasil, maka kerjasama pasti akan berlanjut ke proyek-proyek selanjutnya. create your brand-buat nama baik anda di bank sehingga hal ini akan memudahkan link ke depannya.

Tips 6:
Pastikan Anda memiliki cukup uang untuk menutupi bunga dan biaya lainnya selama 12 sampai 15 bulan antara membeli tanah dan menjual atau menyewakan properti.

Tips 7 :
Apakah dana yang tersedia untuk menutupi kejadian tak terduga dan penundaan. DI sini cashflow yang bermain. Masalah keuangan adalah masalah yg harus terus di pantau karena semuanya berkaitan dengan dan. Mulai pembayaran ke kontraktor, investor, pembayaran tanah, penggajian karyawan, dsb.


8. terakhir seperti kata mbah purdi 9A ... action ... action ... dan action.. karena proyek pertama tak akan ada jika tidak di mulai dari sekarang. so... tunggu apalagi, keep moving & semangat.


sumber: yukbisnisproperti (aryo diponegoro)

Sabtu, 14 Agustus 2010

The Property Developer : Apaan Tuh ???

The Property Developer | Belajar Bisnis Properti Developer

Belajar Bisnis Property Developer
Ray Kroc pemilik Mc Donald ketika ditanya mengenai bisnisnya menjawab "bisnis saya bukan hamburger, tapi real estate..'' atau bisnis properti (rujukan: CashFlow Quadrant) .

Ada banyak hal yang terkait dengan bisnis ini mulai dari menjadi developer properti, sewa properti sampai dengan investasi properti.


Yah.. Ebook yang dibahas sekarang merupakan kupas tuntas belajar menjadi developer properti atau belajar bisnis properti. Dari small deal hingga big deal setelah menemukan beberapa hot deal (koq banyak kata dealnya yah, maklum saya kebetulan bisnis properti juga psssssttt..:-p).

Dengan munculnya ebook belajar bisnis properti ini, maka tabir manajemen bisnis properti atau menjadi developer properti yang semula tertutup, terungkap dengan gaya bahasa yang lugas dan jujur, bahkan oleh orang awam sekalipun. Itulah ciri khas seorang Aryo Diponegoro yang sukses bisnis properti dan merupakan mentor di PROPERTY UNIVERSITY. Semua hal yang tadinya terasa rumit belajar menjadi developer properti berubah menjadi semakin rumit jika tidak membaca ebook ini :-p. Merupakan panduan bagi yang ingin belajar menjadi developer properti apapun backgroundnya, yang penting cepat action dan enjoy belajar dan ber-bisnis properti.

Tidak banyak referensi yang membahas bisnis developer properti di Indonesia. Jika Property Cash Machine adalah buku investasi properti No. 1 di Indonesia, yang membuka tuntas rahasia ber-investasi di properti Indonesia TANPA MODAL sendiri. THE PROPERTY DEVELOPER adalah buku bisnis developer properti No. 1 di Indonesia yang membuka dan mengajarkan secara detail dan sistematis rahasia membangun bisnis developer properti.

Ebook ini sangat berguna bagi pemula yang sedang belajar men-jadi developer properti dan bagi kalangan professional yang ingin memantapkan lagi usahanya di bidang bisnis developer properti.

Satu-satunya Ebook atau Buku yang memberikan pedoman untuk memulai bisnis developer properti, yang tidak akan anda temukan di toko buku manapun.
Adapun isi materi dari ebook belajar bisnis developer properti ini membahas tentang:

1. Strategi Memulai Bisnis
2. Instrumen Modal
3. HOT DEAL Lahan
4. Survey Pasar itu Penting
5. Strategi Perencanaan Lahan
6. Strategi Perencanaan Keuangan
7. Strategi Memasarkan Properti
8. Bermain Cash Flow Bisnis
9. Kerjasama Perbankan
10. Mengelola Pembangunan
11. Pajak-pajak dalam Dunia Properti
12. 15 Nasehat Bisnis Developer Properti

6 Alasan bagi saya yang kebetulan suka berbisnis properti harus membaca dan memiliki ebook ini adalah:

1. Bisnis Properti adalah bisnis Masa Depan yang tiada matinya! Bisnis yang tidak akan rugi meski didiamkan saja cenderung betambah nilai jualnya, karena investasi properti merupakan langkah cerdas dan bijaksana! dan intinya jarang sekali orang mau membeberkan cara-cara bisnis properti kecuali dibayar mahal.
2. Bisnis Properti merupakan pillihan bisnis yang terbukti mujarab di Indonesia tetapi cari sumber informasinya sedikit dan kebanyakan menjelaskan masalah investasi properti-nya saja.
3. Ehmm banyak orang yang sukses di bisnis properti, tetapi lebih banyak orang lagi yang tidak mengerti bagaimana bisnis ini berjalan, so.. yang suka bisnis ini tentu harus baca nih ebook setidaknya kita ada pembimbing untuk menjadi developer handal, tanpa harus mengikuti banyak seminar-seminar mahal.. :-p.
4. Update artikel secara periodik yang dapat menunjang kelancaran bisnis developer property anda dan the property developer adalah ebook pertama di indonesia yang memberikan layanan update artikel.
5. Dilengkapi file pendukung excel Quick count proyeksi, standar analisa kelayakan keuangan proyek, simulasi perhitungan kpr, daily sales report, format laporan-laporan proyek dan materi-materi pendukung lainnya untuk bisnis developer properti Anda.
6. Mendapatkan konsultasi gratis dari pemilik ebook selama 3 bulan.

Kesimpulannya ebook ini merupakan panduan lengkap belajar bisnis Menjadi Developer Properti dari yang pernah ada di rujukan properti Indonesia. Ups satu lagi, ebook belajar property ini ada milisnya juga :-) disini http://groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/join . Kemudian informasi terbaru ebook ini karena permintaan yang semakin banyak sehingga penulisnya mengeluarkan versi cetaknya kembali.

buku developer properti

Para praktisi bisnis properti yang ingin mengikuti jejak kesuksesan bisnis developer properti seperti Donald Trump :-) , saya sarankan WAJIB membaca ebook ini. Info lengkap mengenai ebook belajar bisnis properti berjudul The Property Developer (Sukses Membangun Bisnis Developer Properti Ala Otak Kanan ) bisa di klik disini. http://www.theproperty-developer.com/?id=ikaintan

sumber: milis yukbisnisproperty

Jumat, 14 Mei 2010

Bisnis Developer Property Mulai Darimana ya ??

Semangat Pagi :)
Bisnis property memang bukan bisnis yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa kita praktekan. Begitupun menjadi developer. Tulisan ini lahir karena banyak yang masuk konsultasi dan pertanyaan dari teman-teman yang sudah ikut training jadi developer tapi bingung mau mengawali darimana. Alhasil dari beberapa perbincangan saya putuskan untuk menuliskan sedikit pengalaman kami ketika memulai di bisnis developer ini.
Pertama, kunci ketika kita memutuskan untuk terjun di bisnis adalah mindset. Kenapa ? karena hal ini akan berpengaruh terhadap aktifitas dan keputusan-keputusan yang akan kita ambil ke depannya. Tidak sedikit teman-teman kami yang kalau dilihat dari segi faslitas dan kondisi sudah mendukung untuk action jadi developer, tapi mereka ternyata belum berani juga malah dengan kata lain bingung mulai dari mana? Hal ini bisa disebabkan karena polapikirnya mash kiri banget. Jadi terlalu banyak yang dipikirkan dengan segala macam kemungkinan sehingga menyebabkan seseorang tidak melangkah lebih jauh.
Oleh karena itu yang pertama kali harus kita ubah adalah cara berpikir kita. Kita harus mensettng bahwa kita akan berubah menjadi seorang pengusaha/pebisnis dimana cara berpikir kita pun harus mulai berpikir layaknya seorang pebisnis. Bagaimana caranya ?

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merubah mindset kita yaitu dengan membaca buku-buku motivasi pengusaha, bergaul dengan teman-teman yang satu visi untuk menjadi pengusaha, pelajari dan catat pengalaman pengusaha2 yang sudah sukses. dan buat kata-kata yang dapat memotivasi kita untuk menjadi pengusaha. Lengkapi dengan mengikuti seminar-seminar yang akan memberkan pencerahan ttg wirausaha, sehingga hal ini akan menjadikan charge semangat menjadi pengusaha.
Setelah mindset kita berubah, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk menjadi developer, mulai cari data-data tanah. Fokus pada lokasi yang di inginkan. Sedikit tips untuk mencari lokasi adalah coba posisikan anda sebagai konsumen, ingin lokasi dimana, tanahnya seperti apa, sehingga ketika kita melihat sebuah lokasi, tanyakan pada diri sendiri kira-kira kalau saya buat rumah disini mau ga?
Ketiga, setelah tanah sudah ok, cek surat-suratnya SHM or bukan, usahakan cari tanah yang SHM untuk mempermudah pengurusanya. Kemudian hitung panjang & lebarnya, kira-kira bisa dijadikan berapa rumah denga type berapa. Hal ini harus dilengkapi dengan analisis pasar. Maksudnya analisis pesaing yang sudah ada, dengan meminta brosur dan berkeliling melihat-melihat lokas perumahan yang sudah ada. Hal ini untuk menentukan type rumah dan harga rumah yang akan kita jual. Jangan sampai harga rumah yang kita jual terlalu mahal atau terlalu murah.
Selanjutnya, mulai buat siteplan dan tentukan harga jual rumah. Setelah semua ok, buat brosur dan mulailah pasarkan. Sambil berjalan tes pasar, carilah info untuk perizinan dan perbankan.

Jumat, 19 Februari 2010

Seluk Beluk AJB

 border=
Semangat Pagi !!!
Posting kali ini akan dibahas mengenai AJB atau Akta Jual Beli. Dalam dunia properti AJB merupakan hal penting yang harus diketahui oleh tmn2 yang sedang bergelut di dunia ini. Ada beberapa hal lain yang harus diketahui bagi yang mau masuk k bisnis dunia proeprti mulai dari SHM, girik, AJB, PPJB dan lain sebagainya. Untuk saat ini i mau bahas dl ttg AJB ya,ok!
Jual beli tanah merupakan hal yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Apabila antara penjual dan pembeli sudah bersepakat untuk melakukan jual beli tanah terhadap tanah yang sudah bersertifikat maka beberapa langkah yang harus ditempuh adalah :

1. Akta Jual Beli (AJB)
Si penjual dan si pembeli harus datang ke Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membuat akta jual beli tanah. PPAT adalah Pejabat umum yang diangkat oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional yang mempunyai kewenangan membuat akta jual beli dimaksud. Sedangkan untuk daerah-daerah yang belum cukup jumlah PPAT-nya, Camat karena jabatannya dapat melaksanakan tugas PPAT membuat akta jual beli tanah.

2. Persyaratan AJB
yang diperlukan untuk membuat Akta Jual Beli Tanah di Kantor Pembuat Akta Tanah adalah :
a. Penjual membawa :
· Asli Sertifikat hak atas tanah yang akan dijual.
· Kartu Tanda Penduduk.
· Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan.
· Surat Persetujuan Suami/Isteri bagi yang sudah berkeluarga.
· Kartu Keluarga.

b. Sedangkan calon pembeli membawa :
· Kartu Tanda Penduduk.
· Kartu Keluarga.

3. Proses pembuatan akta jual beli di Kantot PPAT.

a. Persiapan Pembuatan Akta Jual Beli.
1) Sebelum membuat akta Jual Beli Pejabat pembuat Akta Tanah melakukan pemeriksaan mengenai keaslian sertifikat ke kantor Pertanahan.
2) Pejual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) apabila harga jual tanah di atas enam puluh juta rupiah di Bank atau Kantor Pos.
3) Calon pembeli dapat membuat pernyataan bahwa dengan membeli tanah tersebut ia tidak menjadi pemegang hak atas tanah yang melebihi ketentuan batas luas maksimum.
4) Surat pernyataan dari penjual bahwa tanah yang dimiliki tidak dalam sengketa.
5) PPAT menolak pembuatan Akta jual Beli apabila tanah yang akan dijual sedang dalam sengketa.

b. Pembuatan Akta Jual Beli
1) Pembuatan akta harus dihadiri oleh penjual dan calon pembeli atau orang yang diberi kuasa dengan surat kuasa tertulis.
2) Pembuatan akta harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua orang saksi.
3) Pejabat pembuat Akta Tanah membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud pembuatan akta.
4) Bila isi akta telah disetujui oleh penjual dan calon pembeli maka akta ditandatangani oleh penjual, calon pembeli, saksi-saksi dan Pejabat Pembuat Akte Tanah.
5) Akta dibuat dua lembar asli, satu lembar disimpan di Kantor PPAT dan satu lembar lainnya disampaikan ke Kantor Pertanahan untuk keperluan pendaftaran (balik nama).
6) Kepada penjual dan pembeli masing-masing diberikan salinannya.

4. Bagaimana langkah selanjutnya setelah selesai pembuatan Akta Jual Beli ?
a. Setelah selesai pembuatan Akta Jual Beli, PPAT kemudian menyerahkan berkas Akta Jual Beli ke Kantor Pertanahan untuk keperluan balik nama sertifikat.
b. Penyerahan harus dilaksanakan selambat-lambatnya tujuh hari kerja sejak ditandatanganinya akta tersebut.

5. Berkas yang diserahkan itu apa saja ?
a. Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli.
b. Akta jual beli PPAT.
c. Sertifikat hak atas tanah.
d. Kartu Tanda Penduduk (KTP) pembeli dan penjual.
e. Bukti pelunasan pembayaraan Pajak Penghasilan (PPh).
f. Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.

6. Bagaimana prosesnya di Kantor Pertanahan ?
a. Setelah berkas disampaikan ke Kantor Pertanahan, Kantor Pertanahan memberikan tanda bukti penerimaan permohonan balik nama kepada PPAT, selanjutnya oleh PPAT tanda bukti penerimaan ini diserahkan kepada Pembeli.
b. Nama pemegang hak lama (penjual) di dalam buku tanah dan sertifikat dicoret dengan tinta hitam dan diparaf oleh Kepala Kantor Pertanahan atau Pejabat yang ditunjuk.
c. Nama pemegang hak yang baru (pembeli) ditulis pada halaman dan kolom yang ada pada buku tanah dan sertifikat dengan bibubuhi tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan atau pejabat yang ditunjuk.
d. Dalam waktu 14 (empat belas hari) pembeli sudah dapat mengambil sertifikat yang sudah atas nama pembeli di kantor pertanahan.

dari berbagai sumber ^_*

Jumat, 15 Januari 2010

Membeli Rumah Tanpa Uang Muka

Sekali lagi bahwa properti itu unik. Satu lokasi dengan lokasi lainnya memiliki perbedaan. Boleh dikatakan bahwa properti sudah terdiferensiasi. Bisa kita lihat berapa harga jual tipe 36 di perumahan A dan dibandingkan dengan tipe yang sama di perumahan B. Itu dari harga, belum dari diskon, dari spesikasi bangunan, dari fasilitas rumah maupun fasilitas umum kawasan.

Berbeda pula dengan harga jual mobil yang sudah terstandarisasi. Harganya relatif sama untuk penjualan di Jakarta jika dibandingkan dengan Bandung, Cirebon, Surabaya dll. Pun jika terjadi selisih harga, anggap saja itu adalah beban pengangkutan.

Di sinilah letak kunci dari membeli rumah tanpa uang muka. Apalagi developer kadang memberikan diskon bervariasi. Celah diskon ini dapat kita manfaatkan sebagai uang muka.

Setidaknya ada 5 cara untuk membeli rumah tanpa uang muka.

Pertama, developer / penjual memang menjual propertinya tanpa uang muka dan kredit langsung ke developer. Sering kita lihat iklan gede-gedean 48X cicilan, tanpa uang muka, cicilan pertama langsung huni.

Kedua, developer / penjual telah bekerjasama dengan pihak perbankan untuk penjualan properti tanpa uang muka. Sekilas tampak tidak terjadi apapun kecuali menguntungkan konsumen. Di balik kerjasama ini adalah developer / penjual telah memiliki tabungan yang ditahan sebesar uang muka konsumen. Jadi sebenarnya tetap saja ada uang muka, namun ditanggung oleh developer sampai rumah selesai serah terima.

Ketiga, memanfaatkan celah diskon. Perang diskon antar developer dapat kita manfaatkan sebagai uang muka. Caranya juga mudah. Seolah-olah diskon yang diberikan adalah uang muka yang telah anda bayarkan. Tentu saja anda musti ber”koordinasi” dengan developer / penjual sebelum melakukan transaksi.

Contoh perhitungannya seperti ini. Misal sebuah rumah tipe 36 seharga 100juta. Diskon 10%. Maka harga sebenarnya adalah 90juta bukan? Maka dalam pengajuan KPR ke Bank, akui saja bahwa harga rumah tipe 36 MEMANG 100juta. Seolah-olah anda telah membayar 10 juta uang muka, sehingga KPR anda adalah sebesar 90 juta.

Keempat, mark up harga. Mengingat properti itu memang sudah masing-masing memiliki perbedaan, maka harga juga akan sangat bervariasi. Bahkan dalam satu kawasan saja, harga satu tipe yang sama bisa berbeda. Nah, celah ini dapat kita manfaatkan dengan menaikkan harga sedikit lebih tinggi sesuai dengan nilai uang muka. Masih sama dengan cara ketiga, anda tetap harus ber”koordinasi” dengan developer / penjual sebelum melakukan transaksi.

Contoh perhitungannya seperti ini. Misal harga tipe 36 adalah 90juta. Maka anda perlu memark-up sampai dengan 100juta (kalikan harga sebesarnya dengan faktor 1,1111 apabila uang muka yang dipersyaratkan oleh bank adalah 10%). Seolah-olah anda telah membayar 10 juta untuk mendapatkan KPR sebesar 90juta yang notabene sama dengan harga rumah.

Kelima, deposito sebagai agunan tambahan. Baca kembali cara kedua dimana developer mempunyai tabungan yang ditahan sebagai uang muka. Nah, ini adalah kebalikan dari cara kedua dimana tabungan yang ditahan adalah anda yang sediakan. Biasanya berupa deposito.

Potensi kegagalan
Membeli rumah tanpa uang muka bukannya akan 100% disetujui. Potensi gagal atau tidak mencapai 100% biasanya dikarenakan, Pertama, kemampuan membayar kembali pembeli kurang dari yang disyaratkan.

Kedua, karena kita melakukan mark up baik mark up harga atau bermain diskon, maka nilai riil melebihi nilai pasar. Appraisal dari Bank bisa jadi menilai agunan anda kurang dari yang disyaratkan.

Ketiga, agak susah dilaksanakan untuk kavling siap bangun dimana developer / penjual tidak memiliki kerjasama KPR inden. Mengapa? Karena developer sebenarnya membutuhkan uang muka untuk membangun rumah anda. Jika anda membeli tanpa uang muka dan developer tidak memiliki skema kpr inden, uang dari mana untuk membangun?

Keempat, jika nama anda sudah menjadi bagian dari Daftar Hitam Bank Indonesia, mau uang muka 90%-pun, belum tentu Bank akan memberikan KPR kepada anda. Semoga anda jangan sampai masuk dalam daftar hitam itu. Amin.

Hayo, siapa berani mencoba ?


Sumber : aryodiponegoro.com

Rabu, 13 Januari 2010

Bagaimana Jadi Developer ?? yuks Pelajari Tahapannya ^^

Smangat pagi semuanya ^^ !!!
Alhamdulillah sampe hari ini Allah masih memberikan begitu banyak nikmat u qt semua, nikmat sehat, nikmat iman & nikmat2 yg lain. Ok, kali ini i mau tuliskan ttg tahapan bagaimana sih jadi developer. heu..heu... kaya i dah jadi developer ternama aja, ga apa2 kan qt share disini. Tulisan kali ini i dapet dr internet plus i tambahkn dg pengalamn i slama menggarap proyek pertama EI di Perum Mutiara Madani Ciseeng. yuks qt mulai belajarnya, bismillah ...
Ketika qt membuat proyek pertama di perum MM ciseeng, banyk prtanyaan yg muncul dan ada sebuah prtanyaan bagaimana cara memulai bisnis developer properti? Akhirnya setelah tanya sana tanya sini, ikut training kanan-kiri he... alhamdulillah ada beberapa hal yang harus qt persiapkan ketika qt mau jadi developer proerti, mau tau ???? berikut adalah urutan kerja yang kami lakukan ketika memulai proyek di Perum MM ciseeng.


Mencari lahan yang layak
Lahan yang layak ditinjau dari sisi mana saja? Banyak faktor yang bisa dijadikan patokan. Dari lokasi, harga dasar, bentuk lahan, status lahan, cara pembayaran. Lokasi dan harga dasar akan mempengaruhi segmentasi pasar. Bentuk lahan akan mempengaruhi efektifitas lahan komersil. Status lahan akan mempengaruhi percepatan proses perijinan yang berakibat biaya. Cara pembayaran mempengaruhi besaran modal yang musti digelontorkan. Detail dari mencari lahan yang layak, dan profile lahan yg spt u perumahan insya Allah nt i posting d tulisan berikutnya ya.

Sisi kelayakan lainnya adalah apakah lahan tersebut dapat dibangun perumahan. Perihal ini dapat disurvey di dinas terkait ( Bappeda untuk melihat Rencana Umum Tata Ruang (RUTR). Jangan sampai lahan yang akan qta beli adalah lahan untuk daerah industri yang tidak mungkin dikembangkan menjadi perumahan, atau peruntukan untuk daerah resapan, atau banjir kanal.

Menghitung cepat
Pernah membaca buku Blink? Bahwa otak kita dapat bekerja secara cepat berdasarkan pengalaman sebelumnya. Ya… ini bagi Anda yang sudah mahir. Karena sering ketemu lahan, sering menghitung, dan sering praktek. Tapi bagi yang pemula, tentu saja ini tidak mudah. intinya ala bisa karena biasa.

Master plan
Banyak hal yang musti disusun dalam master plan. Terdapat siteplan atau gambar kawasan yang terdiri dari berapa kapling komersil, berapa besaran fasilitas umum, gambar jalan, lebar jalan, lebar kapling dan sebagainya. Anda dapat gunakan jasa konsultan perencanaan untuk menggambar ini.

Ada juga survey pemasaran untuk melihat persaingan pasar di daerah tersebut. Kami biasa menyamar sebagai calon konsumen, bertanya banyak hal ke marketing developer dari harga jual (tentunya beserta diskon), spesifikasi, cara pembayaran, pajak-pajak jual beli. Juga seringkali menghampiri tukang, mandor atau kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di sana, untuk mengetahui harga borongan. Syukur-syukur kenal kontraktor yang dapat diajak kerjasama.

Mapping lokasi di atas peta sebuah kota seringkali kami lakukan. Untuk mengetahui titik-titik pesaing dan keunggulan lokasi kami dibandingkan dengan yang lain.

Yang terakhir adalah membuat detail kelayakan proyek.

Investor
Bagi yang bermodal cekak, alangkah baik jika mampu menggandeng investor. Investor tentu saja dapat diiming-imingi pengembalian atas modal yang ditanamkan di proyek. Kami biasanya memberikan tingkat pengembalian 2 kali lipat per proyek. Misalkan modal disetorkan 500 juta, maka kami akan memberikan bagi hasil sebesar 1M di luar modal yang telah disetorkan. Jadi di akhir proyek, sang investor akan menerima 1,5 M (Pokok + Bagi hasil).

Atau pola lainnya yang sering digunakan adalah prosentase bagihasil. Misalnya 60:40, dimana 60% dari keuntungan bersih akan kembali ke investor. Atau pola-pola lain yang mungkin Anda temukan di kemudian hari.

Perijinan
Setelah kesepakatan dengan pemilik tanah dan investor sudah didapatkan. Proses perijinan perlu dijalankan. Hanya saja perijinan di satu daerah dengan daerah lainnya dapat berbeda satu sama lain. Tidak ada pakem yang sama untuk diikuti.

Bila daerah tersebut memiliki Dinas Satu Atap, akan memudahkan Anda mengurus perijinan. Jika tidak Anda musti bergerilya dari BPN, Bappeda, Kimpraswil untuk mengetahui urutan perijinan. Atau lebih mudahnya, berikan saja kewenangan kepada notaries yang sudah ahli di bidang perijinan untuk mengurus perijinan lokasi Anda.

Pemasaran
Setelah perijinan diperoleh, setidaknya dipastikan dapat diperoleh, maka lanjutkan dengan promosi dan penjualan. Banyak cara dalam promosi. Ada out door dan In door. Dengan spanduk, billboard, umbul-umbul, iklan koran, website, pameran, brosur dan lain-lain.

Jika survey pasar diawal tepat. Dan Anda meramu harga jual. Kami yakin, tak lebih dari 2 bulan, produk Anda akan terjual 50%.

Well. Setidaknya Anda sekarang mengetahui urutan kerja sebelum terjun ke bisnis ini. Dan siswa EI skrg sudah mulai masuk k bisnis properti dengan menjadi developer. ayooo siapa yg mau jadi developer ???

sumber : berbagai sumber