Pages

BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!

First Name:

E-Mail Address:




Rabu, 27 Oktober 2010

Sistem Informasi Developer Properti V1 (SID PRO V1)

Sistem Informasi Developer Properti V1 (SID PRO V1)
menjawab semua impian Penjualan Bisnis Property anda !!!

Apa guna SID PRO V1 ini?
Adalah Sistem informasi pemasaran yang memudahkan Anda untuk membuat Laporan Pemasaran
hanya dengan 1 klik saja berupa :
===================

1. Database Konsumen
2. Omzet Penjualan
3. Total Piutang
4. Piutang Per Konsumen
5. Monitoring Piutang Konsumen


keunggulan SID
==================
1. Kwitansi secara outomatis
2. laporan mengunakan Standar Developer di Indonesia
3. dilengkapi dengan banyak pilihan cara pembayaran
4. bagi konsumen yang terlambat cicilan bisa langsung diketahui
5. software ini sangat ringan, karena hanya berukuran 28 MB
6. keamanan data yang sangat terjaga, karena kami simpan didrive D untuk databasenya
7. mampu menampung omzet hingga milyaran rupiah
8. tampilan yang mudah dipahami karena mungunakan bahasa indonesia
9. software ini dibuat dari studi lapangan yang ada, sehingga sesuai kebutuhan data penjualan anda
10.harga sangat murah, bandingkan dengan software yang semisal yang laennya
11.terasa belum menikmati jualan property anda kalau belum menggunakan Software yang satu ini

=> petunjuk penggunaan



AD | atas nama Manajemen Symbiosis Media Comm

 silahkan pesan SID di sini http://sid-properti.com


terimakasih

Jumat, 24 September 2010

Istilah dalam Email

Untuk penulisan yang efektif dalam e-mail, sering digunakan singkatan umum (common acronyms). Tetapi yang menjadi masalah adalah tidak semua orang familiar dengan singkatan tersebut apalagi tahu artinya.

Berikut ini adalah beberapa singkatan yang sering digunakan dalam penulisan e-mail, mailing list, dan forum di internet berikut dengan artinya.

1. AFAIK : As Far As I Know
2. ASAP : As Soon As Possible
3. BTW : By The Way
4. ATM : At The Moment
5. BRB : Be Right Back
6. CMIIW : Correct Me If I'm Wrong

7. CU : See You
8. FWIW : For What It's Worth
9. FYA : For Your Amusement
10. FYI : For Your Information
11. GTG : Got To Go
12. IMHO : In My Humble Opinion
13. JIC : Just In Case
14. LOL : Laughing Out Loud
15. OIC : Oh, I See..
16. OMG : Oh, My God
17. OOT : Out Of Topic
18. OTW : On the Way
19. PM : Private Massage
20. RSN : Real Soon Now
21. TIA : Thanks In Advance
22. TOS : Term Of Service

Sementara cukup sampai di sini dulu, akan saya update Jika saya menemukan common acronyms yang lain, Semoga bermanfaat.


nb : dari berbagai sumber

Pajak-Pajak dalam Jual Beli Properti

Dalam dunia bisnis apapun, kita tidak akan lepas dari dunia perpajakan. Dan dalam setiap transaksi jual beli properti tentunya akan mengandung kewajiban pembayaran pajak. Pajak-pajak tersebut akan dikenakan kepada pembeli maupun penjual.
Berikut adalah pajak-pajak yang biasa dikenakan dalam transaksi jual beli properti.
BPHTB (Bea Peralihan Hak Atas Tanah dan Bangunan)

BPHTB akan dikenakan kepada Pembeli dan dibayarkan ketika terjadi peralihan hak atau penandatanganan Akta Jual Beli di Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Pembayaran dapat dilakukan di Bank yang ditunjuk sebagai tempat pembayaran pajak dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak setempat.
Cara menghitung BPHTB adalah sebagai berikut :
BPHTB = (Harga Jual – Faktor Tidak Kena Pajak*) x 5%
)* Faktor Tidak Kena Pajak di setiap daerah berbeda.
Pph Final (Pajak Penghasilan Bersifat Final)
Pph Final akan dikenakan kepada Penjual apabila Penjual adalah perseorangan atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Untuk Penjual adalah Perusahaan atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), maka tidak dikenakan Pph Final. Pph Final hanya akan dikenakan apabila nilai transaksi jual beli lebih dari Rp. 59.999.999,99 (lima puluh juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan puluh sembilan rupiah).
Sama dengan BPHTB, Pph Final dibayarkan ketika terjadi peralihan hak atau penandatanganan Akta Jual Beli di Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Pembayaran dapat dilakukan di Bank yang ditunjuk sebagai tempat pembayaran pajak dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak setempat.
Cara menghitung Pph Final adalah sebagai berikut :
Pph Final = Harga Jual x 5%
PPN (Pajak Pertambahan Nilai)
PPN akan dikenakan kepada Pembeli, dipungut oleh Penjual dengan catatan Penjual adalah Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan atau penghasilan dari penjualan properti melebihi Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah) per tahun. PPN dipungut pada saat penerimaan uang muka maupun pelunasan dan dibayarkan selambatnya tanggal 15 bulan berikutnya.
Cara menghitung PPN adalah sebagai berikut :
Apabila harga jual TIDAK TERMASUK PPN
PPN = Harga Jual x 10%
Atau
Apabila harga jual TERMASUK PPN
PPN = (Harga Jual : Dasar Pengenaan Pajak*) x 10%
)* Dasar Pengenaan Pajak adalah faktor pembagi harga jual sebesar 1,1 atau 110%
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak). NJOP dapat dilihat pada lembar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Apabila NJOP lebih besar dari nilai transaksi maka dasar perhitungan pajak menggunakan NJOP begitu pula sebaliknya.



nb : dari berbagai sumber

Kamis, 19 Agustus 2010

8 Tips Memulai Bisnis Developer Properti

8 Tips Untuk Belajar jadi Develover pemula
Tips 1 :
Belajar dari buku-buku, seminar, kursus, dan berbicara dengan pengembang properti lainnya.
Segala sesuatu ketika kita akan memulai usaha apapun pasti harus di cari info dan ilmunya terlebih dahulu. Oleh karena itu mulailah dengan membaca referensi yang berkaitan dengan bisnis developer, diantaranya buku the property developer dimana di sana dibahas sangat lengkap dan mengajarkan step by step bagi pemula. Ingin tau ttg ebooks the property developer ? klik disini
Jalin silaturahmi dengan teman-teman yang sudah menjalani bisnis ini. Ambil ilmu dan informasi dari mereka sebanyak-banyaknya, sehingga bisa dijadikan acuan kita untuk melangkah ke depan.
Gabung dengan komunitas bisnis properti seperti PU (property university), PKP (perguruan kungfu property), milis properti (yukbisnisproperti)

Tips 2 :
Lihat apa yang pengembang properti lainnya lakukan.
ATM = amati, tiru, modifikasi. Prinsip ini saya rasa sudah banyak yang menerapkan. karena manusia hidup di dunia ini pada dasarnya adalah meniru yang sudah ada. Begitupun dengan bisnis developer ini, sering-seringlah main atau kunjungi perumahan-perumahan yang sudah ada, amati kelebihan mereka apa, cari informasi penjualan mereka sold out berapa lama, bangunan rumah yang paling banyak di sukai konsumen seperti apa, sehingga hal ini akan menambah referensi kita ketika akan membuat sebuah perumahan.

Tips 3 :

Jangan trendsetter – mengembangkan apa yang menjual, bukan apa yang Anda sukai. Buatlah perumahan yang sesuai dengan permintaan pasar, jangan yang anda suka. Karena rumah itu untuk konsumen bukan untuk kita. targeting & segmentasi pasar betul-betul harus di perhatikan, Siapa sasaran kita? konsumen seperti apa pasar kita? sehingga hal ini akan berpengaruh kepada harga jual, type rumah, sistem pemasaran dan lain sebagainya.

Tips 4 :
Pahami rencana pembangunan daerah di mana Anda sedang membangun. Setiap pemerintah daerah yang berbeda memiliki peraturan yang berbeda.
Cari informasi mengenai peraturan yang berlaku di daerah yang akan kita kembangkan. Setiap daerah memiliki kebijakan berbeda, oleh karena itu ketika sudah menemukan lokasi yang cocok, segera cari informasi mengenai perizinan dan kebiasaan yang berlaku di daerah tersebut. Hal ini untuk memudahkan langkah kita ke depannya. Misalnya mulai dari izin warga, IMB, IPPT, dll.

Tips 5:
Manfaatkan bank Anda atau dana lain yang terlibat dalam setiap tahap perkembangan Anda. Cari relasi sebanyak-banyaknya, baik dengan bank, mulailah membangun jaringan. memang memulai kerjasama dengan bank tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin, oleh karena itu harus di awali dengan proyek pertama. Jika proyek pertama ini berhasil, maka kerjasama pasti akan berlanjut ke proyek-proyek selanjutnya. create your brand-buat nama baik anda di bank sehingga hal ini akan memudahkan link ke depannya.

Tips 6:
Pastikan Anda memiliki cukup uang untuk menutupi bunga dan biaya lainnya selama 12 sampai 15 bulan antara membeli tanah dan menjual atau menyewakan properti.

Tips 7 :
Apakah dana yang tersedia untuk menutupi kejadian tak terduga dan penundaan. DI sini cashflow yang bermain. Masalah keuangan adalah masalah yg harus terus di pantau karena semuanya berkaitan dengan dan. Mulai pembayaran ke kontraktor, investor, pembayaran tanah, penggajian karyawan, dsb.


8. terakhir seperti kata mbah purdi 9A ... action ... action ... dan action.. karena proyek pertama tak akan ada jika tidak di mulai dari sekarang. so... tunggu apalagi, keep moving & semangat.


sumber: yukbisnisproperti (aryo diponegoro)

Tukang Kebun dan Penjaring Kupu-kupu

Ada 2 orang teman, yang satu adalah tukang kebun dan yang satu
berprofesi sebagai penjaring kupu-kupu.

Penjaring kupu-kupu berangkat setiap hari ke hutan dengan jaringnya
untuk menangkap kupu-kupu. Ia mengejar ke sana ke mari untuk
mendapatkan kupu-kupu.

Di akhir hari ia duduk beristirahat dan menghitung kupu-kupu hasil
tangkapannya untuk dijual kepada kolektor.

Meskipun melelahkan, ia cukup senang dengan hasilnya itu yang bisa
digunakan untuk menyambung hidup sehari-hari.


Sekali-sekali ia mampir ke kebun temannya si tukang kebun. Ia prihatin
dengan kehidupan temannya itu. Tak seekor pun kupu-kupu ia peroleh
dari pekerjaannya itu.

Tukang kebun ini begitu rajin dan telaten merawat kebunnya. Ia tanami
dan rawat setiap jengkal tanah dengan yang penuh dengan aneka tanaman
dan bunga.

Ia belum mendapat apa-apa dari hasil usahanya itu. Berbeda dengan
temannya penjaring kupu-kupu itu. Ia seorang yang sabar. Ia tetap
melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Kebunnya telah berubah
menjadi taman bunga yang indah sekali. Satu per satu kupu-kupu
hinggap di tanamannya.

Hari demi hari makin banyak kupu-kupu yang berkeliaran di sana .
Jumlahnya sampai ribuan.

Tukang kebun senang. Dengan mudah ia bisa menangkapi kupu-kupu.
Jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan tangkapan temannya.

Dalam satu hari, hasil tangkapannya jauh lebih banyak dibandingkan
dengan hasil tangkapan temannya berbulan-bulan.

Ia sangat senang. Sekarang ia dapat hidup dengan tenang dan sejahtera.
Karena ingin punya banyak waktu dengan keluarga, ia pun mempekerjakan
asisten untuk menangkap kupu-kupu dan merawat taman. Ia hanya
sekali-sekali mengunjungi taman itu.

Ia juga punya rencana lain. Ia ingin membuat banyak taman serupa di
berbagai tempat.

PS: Cerita ini saya dapatkan beberapa tahun lalu dari bukunya Roger
Hamilton , Wink and Grow Rich.

sumber : milis tda depok - badrony yuzirman (founder komunitas tda)

Senin, 16 Agustus 2010

Dua Kunci Utama di Bisnis Properti

Sesuai permintaan beberapa temen-temen disini saya akan berbagi tips-tips di bisnis properti, walaupun saya masih belajar bukan berarti saya sudah lebih bisa. Kita sharing aja ya.
Dalam bisnis developer properti 2 kunci utama yang paling penting adalah LAHAN dan Pemasaran. Jika kita mampu mengelolanya maka anda akan sukses di bisnis ini.
Tanah/Lahan
Sangat tidak mungkin kita mau bisnis properti tapi tidak punya lahan. Terlepas dari cara memperolehnya atau mengelolanya yang jelas lahan ini pastinya jadi no 1 dalam bisnis ini. intinya gimana mau bisnis properti kalau tidak punya lahan ?
Memang untuk mendapatkan lahan ini tidaklah mudah, bukan berarti tidak bisa. Biasanya kami dan tim mencari lahan-lahan yang bisa di ajak kerjasama karena hal ini akan mengurangi dari segi modal. (kriteria lahan insya allah nt kita bahas lebih lanjut ya)


Marketing dan Sales
Faktor ini tentu sangat penting apapun bisnis anda. Begitupun di bisnis properti. mungkin pernah dengar ttg quote "A business without marketing is like a garden without water" - bisnis tanpa marketing seperti taman tanpa air. ibaratnya kalau kita bisnis tidak ada penjualan, pasti kering juga kantong anda :)

Donald Trump mengatakan bahwa bisnis properti itu adalah LOKASI, LOKASI dan LOKASI. Lokasi lahan Anda tentunya. Dan benar, salah satu alasan konsumen membeli properti adalah alasan lokasi. Alasan yang satu lagi adalah HARGA. Strategi harga berkaitan dengan Marketing bukan? Baca posting saya sebelumnya tentang Polling : Apa Alasan Anda Memilih (Membeli) Rumah. Sebagai salah satu buktinya.

Kesimpulannya apabila lahan Anda “bagus”, Anda sudah memenangkan kurang lebih 50% penjualan. Hanya tinggal meramu harga saja untuk menggenapkan menjadi 100%. Baca kembali Lokasi Bagus Kalau Tidak Laku ya Jelek.

Dua hal pokok ini (Lahan dan Marketing) lebih banyak diwarnai faktor non teknis. Faktor yang lebih banyak melibatkan kemampuan hati, kemantapan hati, intuisi baik dalam memilih lokasi maupun negosiasi dengan pemilik lahan atau konsumen. Sedangkan faktor lainnya seperti halnya keuangan, perencanaan, pembangunan lebih banyak bersifat teknis. Sesuatu yang bisa dikendalikan dan BOLEH SALAH. Sedangkan lokasi dan marketing HARUS TEPAT.

Beberapa gagalnya proyek properti juga sering kali disebabkan oleh 2 hal ini. Maka dari itu saya sampaikan di atas bahwa strategi lokasi dan marketing HARUS TEPAT. Lokasi yang bagus belum tentu laku, apabila strategi pemasarannya tidak tepat. Strategi negosiasi lahan yang salahpun bisa membuat proyek bermasalah.

Sering kali kita dengar, “jualannya bagus, tapi proyeknya kok mangkrak”. Berarti yang bermasalah ada di lahan. Entah itu masalah negosiasi lahannya, perijinannya, pengolahan lahannya yang boros. Ada faktor lain memang, tapi tetap saja LAHAN!

Jadi DAPATKAN LAHAN dan PASARKAN!


sumber : aryodiponegoro.com

Sabtu, 14 Agustus 2010

The Property Developer : Apaan Tuh ???

The Property Developer | Belajar Bisnis Properti Developer

Belajar Bisnis Property Developer
Ray Kroc pemilik Mc Donald ketika ditanya mengenai bisnisnya menjawab "bisnis saya bukan hamburger, tapi real estate..'' atau bisnis properti (rujukan: CashFlow Quadrant) .

Ada banyak hal yang terkait dengan bisnis ini mulai dari menjadi developer properti, sewa properti sampai dengan investasi properti.


Yah.. Ebook yang dibahas sekarang merupakan kupas tuntas belajar menjadi developer properti atau belajar bisnis properti. Dari small deal hingga big deal setelah menemukan beberapa hot deal (koq banyak kata dealnya yah, maklum saya kebetulan bisnis properti juga psssssttt..:-p).

Dengan munculnya ebook belajar bisnis properti ini, maka tabir manajemen bisnis properti atau menjadi developer properti yang semula tertutup, terungkap dengan gaya bahasa yang lugas dan jujur, bahkan oleh orang awam sekalipun. Itulah ciri khas seorang Aryo Diponegoro yang sukses bisnis properti dan merupakan mentor di PROPERTY UNIVERSITY. Semua hal yang tadinya terasa rumit belajar menjadi developer properti berubah menjadi semakin rumit jika tidak membaca ebook ini :-p. Merupakan panduan bagi yang ingin belajar menjadi developer properti apapun backgroundnya, yang penting cepat action dan enjoy belajar dan ber-bisnis properti.

Tidak banyak referensi yang membahas bisnis developer properti di Indonesia. Jika Property Cash Machine adalah buku investasi properti No. 1 di Indonesia, yang membuka tuntas rahasia ber-investasi di properti Indonesia TANPA MODAL sendiri. THE PROPERTY DEVELOPER adalah buku bisnis developer properti No. 1 di Indonesia yang membuka dan mengajarkan secara detail dan sistematis rahasia membangun bisnis developer properti.

Ebook ini sangat berguna bagi pemula yang sedang belajar men-jadi developer properti dan bagi kalangan professional yang ingin memantapkan lagi usahanya di bidang bisnis developer properti.

Satu-satunya Ebook atau Buku yang memberikan pedoman untuk memulai bisnis developer properti, yang tidak akan anda temukan di toko buku manapun.
Adapun isi materi dari ebook belajar bisnis developer properti ini membahas tentang:

1. Strategi Memulai Bisnis
2. Instrumen Modal
3. HOT DEAL Lahan
4. Survey Pasar itu Penting
5. Strategi Perencanaan Lahan
6. Strategi Perencanaan Keuangan
7. Strategi Memasarkan Properti
8. Bermain Cash Flow Bisnis
9. Kerjasama Perbankan
10. Mengelola Pembangunan
11. Pajak-pajak dalam Dunia Properti
12. 15 Nasehat Bisnis Developer Properti

6 Alasan bagi saya yang kebetulan suka berbisnis properti harus membaca dan memiliki ebook ini adalah:

1. Bisnis Properti adalah bisnis Masa Depan yang tiada matinya! Bisnis yang tidak akan rugi meski didiamkan saja cenderung betambah nilai jualnya, karena investasi properti merupakan langkah cerdas dan bijaksana! dan intinya jarang sekali orang mau membeberkan cara-cara bisnis properti kecuali dibayar mahal.
2. Bisnis Properti merupakan pillihan bisnis yang terbukti mujarab di Indonesia tetapi cari sumber informasinya sedikit dan kebanyakan menjelaskan masalah investasi properti-nya saja.
3. Ehmm banyak orang yang sukses di bisnis properti, tetapi lebih banyak orang lagi yang tidak mengerti bagaimana bisnis ini berjalan, so.. yang suka bisnis ini tentu harus baca nih ebook setidaknya kita ada pembimbing untuk menjadi developer handal, tanpa harus mengikuti banyak seminar-seminar mahal.. :-p.
4. Update artikel secara periodik yang dapat menunjang kelancaran bisnis developer property anda dan the property developer adalah ebook pertama di indonesia yang memberikan layanan update artikel.
5. Dilengkapi file pendukung excel Quick count proyeksi, standar analisa kelayakan keuangan proyek, simulasi perhitungan kpr, daily sales report, format laporan-laporan proyek dan materi-materi pendukung lainnya untuk bisnis developer properti Anda.
6. Mendapatkan konsultasi gratis dari pemilik ebook selama 3 bulan.

Kesimpulannya ebook ini merupakan panduan lengkap belajar bisnis Menjadi Developer Properti dari yang pernah ada di rujukan properti Indonesia. Ups satu lagi, ebook belajar property ini ada milisnya juga :-) disini http://groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/join . Kemudian informasi terbaru ebook ini karena permintaan yang semakin banyak sehingga penulisnya mengeluarkan versi cetaknya kembali.

buku developer properti

Para praktisi bisnis properti yang ingin mengikuti jejak kesuksesan bisnis developer properti seperti Donald Trump :-) , saya sarankan WAJIB membaca ebook ini. Info lengkap mengenai ebook belajar bisnis properti berjudul The Property Developer (Sukses Membangun Bisnis Developer Properti Ala Otak Kanan ) bisa di klik disini. http://www.theproperty-developer.com/?id=ikaintan

sumber: milis yukbisnisproperty