Pages

BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!

First Name:

E-Mail Address:




Tampilkan postingan dengan label arsitektur rumah minimalis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsitektur rumah minimalis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juni 2012

Standar Fee / Harga / Biaya Jasa Arsitek 2012

  1. Pengolahan Siteplan = Rp. 1.000 – 5.000 / m2 ; Pemahaman kondisi sekitar serta pembuatan layout jalan dan kavling.
  2. Pembuatan Konsep dan Perencanaan Arsitektural = Rp. 50.000 – 100.000 / m2 ; Gambar Pra-rencana, pemilihan tema desain, studi fasade, dan perencanaan denah.
  3. Pembuatan Rancangan Teknik Terinci = Rp. 25.000 – 50.000 / m2 ; Berupa pembuatan Gambar Kerja sebagai acuan pengerjaan oleh tukang di lapangan Meliputi gambar2 rencana dan detail yang diperlukan dalam pembangunan
    .
  4. Perhitungan Struktur = Rp. 10.000 – 20.000 / m2 ; Penentuan spesifikasi dan dimensi elemen struktur dari konstruksi rumah 1 dan 2 lantai.  Hitungan dan Gambar Struktur untuk melengkapi RAB.
  5. Pembuatan Perspektif Interior / Eksterior  = Rp. 500.000 – 1.000.000 / view ; 3Studio MAX image with V-ray rendering dan material mapping (foto realistis) view ditentukan oleh klien.
  6. Pembuatan maket presentasi kawasan = Rp. 5.000.000 – 10.000.000 ; Skala 1 : 100 Ukuran display ( 120 x 80 cm) gambar arsitektur disediakan oleh klien.
  7. Pembuatan RAB  = Rp. 10.000 – 15.000 / m2 ; Penentuan spesifikasi dan harga bangunan serta perkiraan harga pokok pembangunan
    .
  8. Pembuatan Gambar IMB = Rp. 1.000 – 3.000 / m2 ; Gambar arsitektur disediakan oleh owner  . 
Mahal ya...??? eeiiits nanti dulu ...yang terpapar di atas adalah harga standar konsultan arsitektur Indonesia -bukan harga Fee Jasa Desain Rumah Minimalis™ loch. Tak usah kuatir kami akan memberikan harga fee yang di bawah standar alias lebih murah (..tapi bukan murahan).

Senin, 28 Mei 2012

Arsitektur Minimalis

Arsitektur Minimalis hadir sejak akhir abad ke-20. Berikut ini adalah akar-akar yang mempengaruhi desain Arsitektur Minimalis :

Gerakan De Stijl

adalah gerakan artistik yang terjadi di Netherland-Belanda sekitar tahun 1917 sampai 1930an. Kata 'De Stijl' adalah bahasa Belanda dari 'The Style' yang berarti Gaya.
De Stijl menekankan kesederhanan dan abstraksi dengan mengurangi bentuk dan menggunakan warna-warna dasar pada desainnya, sehingga berupa :
    • garis-garis horisontal dan vertikal ;
    • bentuk kotak-kotak geometris ;
    • warna dasar seperti merah, kuning, biru, hitam dan putih.   


 Secara fisik banyak elemen dan lapisan-lapisan yang tidak saling berpotongan, masing-masing berdiri independen, tidak saling menutupi dan tidak berbaur.

Mies van der Rohe

adalah seorang arsitek Jerman pioner arsitektur moderen dunia, sekitar 30 tahun masa karirnya dihabiskan di Amerika. Gaya arsitektur pada karya-karyanya dapat dikatakan  sebagai pondasi bagi gaya minimalis dari arsitek-arsitek penerusnya.

Mies van der Rohe selalu menerapkan kesederhaan dan kejernihan yang tercermin pada karyanya melalui :

    • Menggunakan material modern sepeti baja dan kaca ;
    • Memilki rangka srtuktur yang minimal ;
    • open space -bentuk denah berupa ruang-ruang yang mengalir dan terbuka.

Sabtu, 26 Mei 2012

Sejarah Awal Desain Rumah Minimalis

Sejarah Desain Rumah Minimalis tidak terlepas dari sejarah umum gaya arsitektur minimalis. Berawal dari resesi ekonomi (malaise) Eropa pada akihir abad ke-20 akibat Perang Dunia I. Memaksa para arsitek memutar otak untuk mendesain bangunan dengan biaya murah, bagi kalangan miskin saat itu.


Jerman merupakan negara yang kalah pada PD I tahun 1923 mengalami infalasi ekononomi luar biasa. Naiknya harga barang sangat mencekik kehidupan kalangan kelas bawah, sedangkan separuh dari gaji mereka habis digunakan untuk membayar uang sewa rumah.
Para jawara arsitek moderen kemudian berkumpul di Frankfrut tahun 1929, mengadakan sebuah kongres yaitu CIAM  (Congrès International d'Architecture Moderne). Ini adalah kali kedua CIAM diadakan, isu tentang low cost housing merupakan tema sentral kongres tsb.

CIAM melahirkan solusi ilmiah bagi problem ketersediaan rumah murah bagi kalangan miskin. Melalui mekanisme standarisasi dan rasionalisasi dimungkinkan untuk membangun perumahan dengan mudah dan cepat serta murah. Dengan metode sistem produksi massal atau fabrikasi sehingga dapat menghemat bahan dan waktu, sehingga dapat menekan biaya produksi dan upah kerja. Hal itu ditunjang oleh teknologi konstruksi rangka baja dan beton pra-cetak saat itu.

Dampak dari rasionalisasi itu sangat mengedepankan aspek fungsionalitas, sehingga aspek estetis bukan merupakan aspek yang penting lagi. Pertimbangan efisensi menghasilkan tampilan bangunan yang seminimal mungkin. Elemen estetis seperti dekorasi dan ornamen diharamkan karena akan menambah biaya kerja maupun perawatannya. "Ornament is crime" kata seorang arsitek bernama Adolf Loos saat itu.. ck.. ck.. ck..  aya-aya wae.. 

Ahh... seandainya saja Bandung Bondowoso tidak terlahir telalu cepat -akan dapat menghadiri kongres CIAM dan tentu akan berhasil  membuat 1000 candi dalam 1 malam. Tapi sejarah berkata lain.. alhasil Roro Jonggrang gagal diperistri... dan  candi Prambanan pun penuh dengan ornamen.. heuheu !

Lalu apakah arsitektur hanya diperuntukkan menjawab aspek ekomoni semata..?!
Tentu tidak..  pada kongres CIAM itu juga dibahas aspek sosial dan biologi penghuninya.
Akhir dari CIAM menghasilkan sebuah buku yang berjudul Die Wohnung fur das Existenzminimum berisi hasil pemikiran peserta kongres berupa tulisan serta gambar-gambar desain.
Judul buku itu juga merupakan tema kongres yang artinya lebih kurang adalah Hunian Bagi Si Penghasilan Minim.

Selain rasionalisasi dan standarisasi -masih banyak hal lain yang mempengaruhi estetika bentuk dari gaya minimalis. Tidak hanya pada karya arsitektur, tapi juga berkembang pada cabang seni dan produk lainnya.
Di lain waktu kami akan membahasnya.

Minggu, 11 Maret 2012

Fungsi Arsitek Rumah Minimalis

Arsitektur adalah penggabungan antara seni dan teknik bangunan. Desain bangunan tidak hanya mengutamakan keindahan tampak bangunan saja - tapi juga kenyaman, kekokohan, serta nilai ekonomis (efisiensi) bangunan dengan mengindahkan perilaku & psikologis penghuni/pengguna serta faktor alam lingkungan tempat bangunan itu beridiri. 
Arsitektur tidak hanya INDAH .. tetapi harus BENAR secara konstruksi dan fungsi... EKONOMIS berkaitan dengan biaya pembangunan
dan perawatannya... RAMAH LINGKUNGAN berkaitan dengan kenyaman dan kesehatan -demi tercapainya KEBAHAGIAAN...!
Demi tercapainya hal-hal di atas maka dituntut kerja sama yang sinergis antara klien sebagai pengguna/user bangunan dan arsitek sebagai perencana/desainer bangunan. Seorang arsitek yang handal akan menterjemahkan keinginan-keinginan klien beserta segala keterbatasannya (biaya, luasan lahan, kapasitas hunian,dll).
Hasilnya adalah berupa gambar-gambar teknis yang bersifat 2 dimensi, dan gambar arsitektural 3 dimensi, serta perhitungan Anggaran Biaya Bangunan (RAB) - yang diperlukan sebagai acuan teknis pembangunan
dan legalitas perizinan berupa gambar Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Sebagaimana bangunan dengan spesifikasi material yang berbeda-beda yang menentukan harga/biaya  -demikian juga dengan fee/uang jasa yang diterima arsitek, tentunya sesuai dengan reputasi dan kepiawaian serta pengalamannya.