Pages

BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!

First Name:

E-Mail Address:




Selasa, 16 Oktober 2012

Kuadran Bisnis Properti


Kuadran Bisnis Properti? Apa itu? Ini kuadran yang menggambarkan kelompok-kelompok pemain dalam bisnis properti. Juga merupakan gambaran sederhana tingkatan bermain bisnis properti. Kuadran ini bisa menjadi acuan dimanakah Anda akan memulai bisnis properti. Berpijak dimanakah Anda sekarang. 
Kuadran Broker  | Kuadran pertama dan merupakan entry level dalam bisnis properti. Yakni Kuadran Broker. Brokerpun dibagi menjadi broker freelance dan professional broker. Pola bisnisnya adalah menjadi penghubung antara owner properti dengan investor properti (konsumen). Broker memperoleh komisi antara 1%-3,5% per unit properti terjual.

Kuadran Flipper | Flipper adalah orang yang melakukan transaksi flip. Transaksi flip adalah transaksi dasar dalam bisnis properti. Pola bisnisnya hampir sama dengan broker. namun seorang flipper harus berani mengambil resiko. Flipper memperoleh benefit dari margin penjualan properti yang dia kehendaki.
  1. Beli properti – jual properti
  2. Beli properti – renovasi – jual
  3. Beli properti – beri value added – jual
Kuadran Developer | Tingkatan bisnis properti yang paling rumit karena melibatkan banyak instrumen yang harus dikelola. Walau sebenarnya jika menguasai teknik dasar transaksi flip, menjadi developer akan lebih mudah. Developer itu membangun properti, artinya seorang developer itu membeli tanah, membangun properti, memasarkannya. Tentu saja tidak lepas dari perijinan, perhitungan keuangan dan lain sebagainya.
3 pola dasar menjadi developer properti adalah :
  1. Mini developer
  2. Developer Real Estate
  3. Developer Rumah Bersubsidi
Kuadran Investor | Ini adalah tingkatan dimana uang bekerja untuk Anda. Jika Anda telah memiliki kapital (baca uang besar) atau cash flow (baca uang rutin), Anda bisa membeli properti. Atau jika Anda memiliki lahan yang tidak mampu mengelola atau mengolahnya, Anda bisa bekerja sama dengan pengelola.
Nah, Anda sekarang berdiri dimana? Di luar? Sekarang Anda mau masuk dari kuadran mana? Tentukan pilihan dan jadilah pebisnis properti.
follow terus @farisvio

Mari Membangun Indonesia dengan Properti dan Menguasai Dunia dengan Media. Join us di milist http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti

Senin, 15 Oktober 2012

Elang Sang Pebisnis Properti Sukses

Satu lagi kisah sukses pengusaha muda. Di usia 22 tahun, Elang Gumilang telah jadi miliarder dari usaha penjualan tempat tinggal untuk kalangan bawah. Dia merintis kesuksesan dari tenaga pemasaran rumah dan berjualan aneka barang.

Adalah lumrah bila setiap orang bercita-cita memiliki rumah. Orang rela bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal berstatus milik sendiri kala sudah mandiri. Namun, tak semua orang beruntung bisa memiliki rumah sendiri. Di Indonesia, ada 70 juta orang atau 8,3 juta kepala keluarga yang belum memiliki rumah. Angka ini tiap tahun diprediksi bertambah 800.000 jiwa.

Kebutuhan itu membawa seorang pemuda bernama Elang Gumilang yang pada 6 April nanti genap berusia 27 tahun menjadi miliarder. Dengan jeli, dia menjadi pengembang perumahan yang khusus menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, bahkan sebelum pemerintah membuat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Kini, dengan bendera Elang Group, dia sudah membangun lebih 2.200 unit rumah di enam kompleks perumahan di Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat. Omzetnya? “Tahun lalu, saya menjual sekitar 900 rumah. Kalikan saja kalau harga rata-rata rumah Rp 60 juta per unit,” kata Elang. Artinya, omzet Elang tahun 2011 itu Rp 54 miliar!

Jalinan sukses Elang tidaklah terwujud dengan mudah. Sulung dari tiga bersaudara ini mulai berbisnis sejak masih sekolah menengah atas (SMA). Dia sempat berjualan donat di beberapa sekolah dasar. Aktivitas ini terhenti karena dilarang orang tua.

Tapi, Elang tidak lantas berhenti bertindak. Ia menyalurkan bakat bisnis itu lewat pelbagai perlombaan wirausaha. Ia pernah menjuarai beberapa lomba dengan tema kemandirian. Keuletannya itu mengantarnya menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB).

Meski berstatus mahasiswa, jiwa bisnis Elang terus tumbuh. Dia pernah berdagang sepatu, lampu, dan minyak goreng. Bersama 12 kawannya, ia juga pernah membuka lembaga kursus bahasa Inggris.

Dari sekian ragam jenis usaha, Elang merasa, bisnisnya tak kunjung memberi hasil yang layak. Dia lantas berintrospeksi dan mendapati adanya rasa kurang bersyukur pada dirinya. Lalu, dia memperbanyak sedekah dan banyak merenung.


Terjun ke properti

Dari pengalaman menarik diri dan instrospeksi itu, Elang mendapat inspirasi untuk berbisnis properti. Dia sadar, bisnis ini tidak mudah dan membutuhkan modal besar. Tapi, tekad kuat untuk maju membuat Elang berani nekat. Pada 2005, dia ikut tender rehabilitasi sekolah dasar di Jakarta senilai Rp 160 juta dan menang.

Untuk ikut tender, Elang berutang ke bank. Status mahasiswa menyulitkannya mendapat kredit. Beruntung, ada kerabat dari salah satu sahabatnya yang mau menjamin. Alhasil, ia berhasil mendapatkan kredit tanpa agunan Rp 150 juta. Pada usia 20 tahun, ia harus membayar cicilan utang sebesar Rp 8,7 juta per bulan selama dua tahun!

Proyek itu tuntas. Tapi, beban utang membuat Elang harus jungkir-balik membayarnya. Untuk itu, dia menjadi tenaga pemasaran sebuah perusahaan properti di Bogor. Di sini, Elang tak menerima gaji bulanan, hanya komisi bila berhasil menjual rumah. Pekerjaan ini memberinya tambahan pengetahuan di bisnis properti.

Kiprah Elang di dunia properti berlanjut. Suatu saat, dia mendapat informasi soal tanah murah di Cinangneng, Bogor. Dari situ, dia tertarik membeli untuk menyulapnya menjadi kompleks perumahan murah. “Saya tergerak karena banyak orang kecil kesulitan membeli rumah,” ungkap Elang.

Lagi-lagi, modal menjadi kendala dan bank belum mau memberi kredit. Tak menyerah, Elang mengajak lima sahabatnya dan terkumpul modal usaha sebesar Rp 340 juta. Pada 2007, proyek pertama Elang Group yaitu Perumahan Griya Salak Endah, mulai dijual. Dengan cepat, 450 unit rumah seharga Rp 25 juta ludes terjual.

Proyek-proyek rumah murah Elang lainnya terus berlanjut. Yang jelas, walau rumah berbanderol murah, ia memastikan kualitas rumah tidak murahan. Tiap rumah memiliki dua kamar dengan rangka atap baja ringan. “Kuncinya mengatur pasokan bahan bangunan dan tenaga kerja,” katanya.

Pada awal 2011, Elang kembali membeli tanah murah di kawasan Lido, Sukabumi. Kali ini, dia mendapat pembiayaan dari bank. Tak tanggung-tanggung, nilainya Rp 25 miliar. Posisi utang itu sekarang tinggal Rp 12 miliar.

Ke depan, Elang terus berusaha mewujudkan konsep pemenuhan kebutuhan warga perumahannya yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Dia ingin tiap kompleks memiliki satu koperasi untuk mengurus usaha penyediaan air bersih, keamanan, pasar, dan sarana kesehatan. Hasil usaha ini kembali ke warga untuk biaya perawatan jalan, kegiatan sosial, atau bahkan menopang kredit macet di lingkungan itu. Konsep ini adalah upaya Elang untuk meningkatkan taraf hidup konsumennya. “Jangan sampai sudah rumahnya sederhana dan jauh, biaya hidupnya juga masih mahal,” tuturnya.

sumber : http://www.probisnisonline.com

Tips Mudah Menentukan Harga Rumah

Tidak semua orang bisa menentukan harga sebuah rumah, terlebih lagi jika basic anda bukan seorang arsitek atau punya pengalaman di properti. But, jangan sampai hal ini dijadikan alasan, kami akan berbagi tips mudah menentukan harga rumah. Kalau rumah baru mungkin kita lihat di komplek yang menjual rumh tersebut, yang aga susah biasanya ketika kita akan menjual/membel rumah second, gimana nentuinya ya? pasti ada perasaan takut kemahalan atau kemurahan. Ok, kita mulai yuk faktor apasajakah yang bisa mempengaruhi harga rumah :


1. Lokasi, untuk mengetahui harga pasaran disana, coba anda keliling cari info ke masyarakat sekitar, bisa ke tukang ojek, pak RT/RW, wrga sekitar. Atau bisa juga cari rumah-rumah terdekat yang dalam kondisi mau di jual, biasanya ada plan rumah ini di jual. Nah hal ini bisa jadi patokan kita untuk mengetahui harga pasaran rumah tersebut.

2. Jika di sekitar tak ada rumah yang dijual, cari di radius yang lebih luas. Hal ini penting sebagai pembanding dan pegangan si penjual. 

3. Dari harga penawaran yang dilakukan di rumah pembanding, lakukan penyesuaian terhadap rumah yang akan dijual. Perbandingan bisa dilihat dari beberapa poin, seperti luas tanah dan bangunan, legalitas (sertifikat), karakteristik rumah (arah hadap, bebas banjir atau tidak, bentuk dan usia bangunan, dan lain-lain). Dengan demikian, akan terlihat harga pasar yang pantas untuk rumah yang akan dijual.

4. Jika secara keseluruhan rumah yang akan dijual lebih baik dibanding rumah pembanding, maka tawarkan harga yang lebih tinggi. Begitu pula sebaliknya.

5. Untuk menguji benar atau tidak harga yang telah ditetapkan, coba analisa harga tanah dan bangunan secara terpisah. Misalnya didapat harga tanah Rp500 juta dan harga bangunan Rp200 juta, maka sebaiknya penjual menawarkan rumah dengan harga 20% di atas harga tersebut, yakni sekitar Rp850 juta. Jika nanti terjadi negosiasi, maka penjual bisa mempertahankan harga wajar yang telah ditentukan sebelumnya, yakni Rp700 juta.

Biasanya penjual harus menentukan harga terendah untuk rumah tersebut (floor price), sementara si pembeli harus menentukan harga tertinggi yang mampu dia bayar (ceiling price). Di perpotongan antara ceiling price dengan floor price inilah akan terjadi negosiasi, kemudian transaksi (market price).

selamat menentukan harga rumah :)

Sabtu, 13 Oktober 2012

Warna Cat Rumah Minimalis

Warna cat rumah minimalis merupakan sebuah unsur yang tidak dapat terpisahkan dari sebuah desain rumah minimalis secara keseluruhan.

Warna cat haruslah selaras dengan ide konsep minimalis. Secara konsep minimalis warna-warna yang digunakan tentulah seminimal mungkin, tidak saja dari segi jumlah warna yang digunakan -tetapi juga kekutan (tone) warna tersebut.


Gunakanlah warna-warna yang besifat netral dan lembut seperti warna putih, abu-abu, atau warna-warna pastel untuk dinding/tembok atau elemen lainnya seperti plafon, kusen dll.
Khusus untuk kusen yang terbuat dari bahan kayu, mungkin dapat digunakan cat politur atau vernis yang menonjolkan warna natural dari bahan kayu tersebut.

Penggunaan banyak warna yang berlebihan tentunya akan membuat rumah terkesan riuh & ramai, sehigga ketenangan dari konsep minimalis tidak akan dapat dirasakan.

Pilihlah perabot atau furnitur yang memiliki warna yang selaras dan senada dengan warna tembok, lantai, dan plafon. Sehingga interior secara keseluruhan akan lebih terlihat dan terasa lebih harmonis.

Ada baiknya untuk membuat skema atau diagram warna yang akan membantu kita untuk menentukan warna-warna apa saja yang akan kita pilih nanti saat membeli cat tembok, keramik lantai, furnitur, dll.

Pemilihan warna tentunya sesuai dengan selera anda, tapi hendaknya harus sesuai dengan konsep desain rumah yang telah kita tentukan dari awal.



Kamis, 11 Oktober 2012

Cluster Asri Residence

Perumahan dengan sistem cluster, terletak di beji timur.  Dengan one gate sistem, keamanan 24 jam & kualitas bangunan yang terjaga.
Type 45/81 tinggal 1 unit (inden)
2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu & dapur.
Fasilitas terdekat rumah sakit, sekolah TK sd Perguruan Tinggi (UI, Gundar, UP,dll) , Pusat pembelanjaan, Angkutan umum 24 jam, akses stasiun kereta api  depok baru & terminal depok hanya 5 menit.

KPR bank BTNS, DKIS, atau BSM, proses kami bantu.
Yang bisa mendapatkan rumah ini calon konsumen dengan penghasilan mulai 10jt (join income suami-istri)

info :
vio
pin 21BBBDD9
Ym. vio_cantik10
085643685169
propertidahsyat99@gmail.com

Rabu, 10 Oktober 2012

Kemenpera Revisi Aturan FLPP

Kementerian Perumahan Rakyat berjanji akan merevisi aturan tentang batas minimal luas rumah sejahtera tapak yang bisa mendapat fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Sebagai gantinya, pemerintah akan lebih mendorong rumah inti tumbuh.
Demikian disampaikan Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat Pangihutan Marpaung, di Jakarta, Minggu (7/10/2012). Dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) Nomor 13 Tahun 2012 tentang Perumahan dan Permukiman, rumah sejahtera tapak yang bisa memperoleh kredit pemilikan rumah dengan dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) adalah yang memiliki luas minimal 36 meter persegi (m2). baca selanjutnya  http://theproperty-developer.com/

Program Promosi KPR Akhir Tahun


Sejumlah bank beramai-ramai menggelar program promosi kredit pemilikan rumah (KPR) berbunga rendah menjelang akhir tahun ini.

Promosi tersebut di antaranya ditujukan untuk mengejar target KPR yang dikhawatirkan meleset akibat pemberlakuan aturan rasio maksimal kredit terhadap nilai aset (loan to value/LTV) untuk KPR.
Vice President Consumer and Retail Lending BNI Indrastomo Nugroho mengatakan, pihaknya telah memulai masa promosi program KPR BNI Griya Lebih Ringan 8% Fixed selama lima tahun.
Program yang berjalan sejak awal Oktober 2012 hingga akhir Desember 2012 tersebut diharap dapat menggenjot target tahun ini.
Read more �