Pages

BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!

First Name:

E-Mail Address:




Kamis, 20 September 2012

Desain Denah Rumah Minimalis Di Lahan Sempit

Denah Lantai 1
Sebuah lahan sempit ukuran panjang ke belakang 9 m; lebar sisi depan 5,3 m; dan lebar sisi belakang 6 m atau seluas sekitar 90 m2 di wilayah Jatiasih - Bekasi.



Pemilik menginginkan 2 buah kamar tidur serta carport kapasitas 1 mobil.
Hasil diskusi kami dengan klien memutuskan pembagian wilayah (zoning,) lantai 1 sebagai area publik dan semi publik (r.duduk, r.makan, r.tamu, carport); dan lantai 2 sebagai area privat (r.tidur, km/wc & jemur-cuci).
Denah Lantai 2
Silahkan membaca postingan Gambar Fasade Rumah Minimalis untuk melihat desain fasade atau tampak muka bangunan ini
Proyek : Rumah Tinggal 
Pemilik : Ibu Ayu 
Lokasi : Jatiasih - Bakasi, Jawa Barat 

Jumat, 14 September 2012

Tips Memilih Bank Pemberi KPR

Kali ini, ijinkan kami berbagi Tips Memilih Bank Pemberi KPR. Kenapa harus ada tips ini..? Karena Bank yang memberikan fasilitas kredit rumah atau Kredit Pemilikian Rumah (KPR) sangat banyak. Namun, belum tentu semua Bank dapat memberikan KPR sesuai kebutuhan Anda. Salah-salah, Anda malah terbebankan dengan hutang yang mencekik. Jadi kita harus cerdas dalam menentukan pilihan, ke bank mana mengajukan permohonan KPR.
Walaupun tips ini ditujukan bagi Anda yang ingin memiliki rumah dengan fasilitas KPR bank, namun tidak ada salahnya Anda yang ingin membeli cash juga membaca artikel ini. Siapa tahu kelak bermanfaat, setidaknya sebagai referensi saat ada teman atau keluarga Anda mau membeli rumah via KPR bank.
Oke, berikut ini Tips Memilih Bank Pemberi KPR yang kami sadur dari http://www.conectique.com, tentunya setelah mengalami tahapan pengeditan :
Read more �

Denah Rumah Minimalis Type 36

Seseorang klien ingin merenovasi rumah yang telah ditinggalinya selama 2 tahun. Sebuah rumah type 36 disebuah perumahan di kab. Bogor. Karena anggarannya terbatas sehingga ia hanya menginginkan sedikit perluasan untuk dapur serta penambahan dak beton lantai 2 sebagai area cuci-jemur pakaian. Hasilnya berupa desain perluasan denah rumah minimalis type 36 di bawah ini.

Halaman depan (no.1) diberi perkerasan berupa grassblock yang nantinya dapat diletakkan meja-kursi lipat yang dapat dipindahkan setiap menerima kedatangan tamu. Area ini dapat diberi naungan atap berupa pergola kayu (no.12) yang dapat dirambati oleh tanaman. Bagian depan ini delengkapi dengan bak sampah (no. 2).

Penggunaan tv plasma (no.4) hemat energi yang menempel di dinding (tanpa meja) akan membuat r. duduk terlihat lebih lega. Perlengkapan audio visual lainnya berupa DVD player dll. diletakkan pada lemari built-in (no.3).

Peletakan meja makan berkapasitas 4 kursi (no.3) yang menempel pada dinding agar mengurangi pemborosan area sirkulasi bila meja makan tsb. diletakkan di tengah.

R. tidur yang hanya berukuran 3x2,8 m (no.5) & 2,7x3 m (no.8) di desain se-efisien mungkin dengan penambahan laci-laci di bawah tempat tidur untuk menyimpan barang-barang. Nantinya bila sang pemilik memiliki uang cukup -r.tidur paling depan akan dibongkar untuk difungsikan sebagai carport, dan r.tidur tersebut akan dipindahan ke lantai 2 .

Kamar mandi menggunakan shower (no.7) tanpa bak mandi, karena penggunaan shower lebih menghemat air dibandingan mandi cibang-cibung memakai gayung plus bak mandi. Penghematan air tentunya merupakan penghematan listrik.

Area belakang (no.10) merupakan area bukan untuk sirkulasi cahaya dan udara. Area ini tertutup pada bagian atas menggunakan teralis besi dan fiberglass yang dapat dibuka-tutup -demi keamanan terhadap ancaman pencuri atau saat hujan (no.15). Terdapat dengan lemari kecil (no.9)untuk menyimpan barang-barang, serta tangga monyet (no.11) untuk menuju ke lantai 2 yang merupakan area cuci-jemur pakain serta tangki air (no.14).


Pada bagian depan dibangun kanopi beton (no.13) sepanjang dinding fasade depan agar rumah lebih berkesan modern.
Untuk desain ini  rumah minimalis™ mendepankan fungsi serta efisiensi, karena luasan rumah serta lahan yang sangat sempit.... "memaksimalkan yang minimal" merupakan kunci jawaban bagi desain rumah ini.


DMCA.com
Reviewer:
Description:
Rating: 5

Rabu, 12 September 2012

Menyusun Konsep Marketing

Dalam dunia bisnis, selain produksi, bagian yang penting lainnya adalah pemasaran alias marketing. Sukses dalam memproduksi tapi gagal dalam memasarkan sama saja bohong, begitu pula sebaliknya, sukses dalam produksi tapi gagal dalam memasarkan hanya akan membuahkan kebangkrutan.


Demikian pula dalam bisnis properti. Marketing menjadi bagian vital, terutama yang bermain di ranah pengembang atau developer.

Marketing yang baik dan terarah, bukan saja berarti mampu menjual sesuai yang ditargetkan, tapi juga membuat cashflow proyek lancar, yakni dengan mendapatkan income dari booking fee dan down payment.

Nah, bagaimana caranya agar marketing properti yang kita kembangkan bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai target, berikut acuan dalam menyusun konsep marketing properti :
Read more 

Senin, 10 September 2012

Kiat Agar Mahasiswa Mampu Beli Rumah


"Waktu adalah uang". Demikian ungkapan yang sudah akrab di telinga kita. Ya, memang semakin lama waktu yang ditempuh, semakin mahal pula biaya yang dikeluarkan. Artikel kali ini kami fokuskan kepada mereka para mahasiswa di Indonesia bahwa selain target kelulusan dan gelar akademis yang harus dicapai, alangkah bijaknya jika mahasiswa mulai berpikir untuk melakukan investasi agar dapat memiliki rumah jika kelak telah lulus dan mulai bekerja.

Mengapa ini menjadi begitu penting? Fakta menunjukkan bahwa mereka yang telah bekerja pun sangat banyak yang masih tinggal di "Taman Mertua Indah" atau di rumah kontrakan, alias belum memiliki rumah. Ironisnya, para sarjana pun masih belum bekerja secara jelas, banyak di atara mereka masih bekerja serabutan, dan pemasukan yang diterima masih belum stabil alias rentan untuk disebut sebagai pengangguran terselubung. http://theproperty-developer.com

Properti Indonesia Menjadi primadona


Pada 2014 sektor properti di Indonesia diperkirakan akan menjadi bintang di Asia Pasifik meskipun siklusnya mulai melambat. Pada tahun tersebut sejumlah proyek infrastruktur telah berjalan, bahkan sebagian sudah membuahkan hasil.

"Walaupun pada 2014 siklusnya mulai melambat, ada momen pemilihan presiden, dan mungkin pasar di negara Asia Pasifik lainnya mulai rebound, properti Indonesia akan menjadi bintang di regional tersebut," kata Sekretaris Jenderal Federasi Real Estate Internasional (FIABCI), Rusmin Lawin, di Jakarta, Senin (3/9/2012).

Perkembangan proyek-proyek infrastruktur, kata Rusmin, akan membawa dampak positif terhadap sektor properti atau real estate di Indonesia. Hal tersebut karena pengembangan suatu kawasan maupun permukiman akan turut terpacu.

Program BII KPR Floating Rate

Logo BII
PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) meluncurkan program kredit pemilikan rumah (KPR) "BII KPR Floating Rate". Dalam siaran persnya di Jakarta disebutkan, "BII KPR Floating Rate" adalah program KPR yang memungkinkan nasabah mendapatkan suku bungafloating terendah, yakni BI Rate + 3,5%, sejak pencairan kredit hingga jangka waktu kredit berakhir.


Peluncuran program ini dilakukan secara simbolis oleh Direktur Perbankan Konsumer BII Stephen Liestyo di Jakarta, Jumat (7/9/2012) lalu. BII menawarkan program ini kepada masyarakat hingga Desember 2012 mendatang.
Sebagai salah satu bank yang memiliki produk dan program di bidang KPR, kami kembali melakukan inovasi melalui BII KPR Floating Rate,kata Stephen.