Pages

BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!

First Name:

E-Mail Address:




Senin, 09 Mei 2011

Setiap Kemenangan Butuh Kesabaran

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca
koran...

"Ayah, ayah" kata sang anak...

"Ada apa?" tanya sang ayah.....

"aku capek, sangat capek ... aku capek karena aku belajar mati matian
untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan
menyontek...aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek...

aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang
temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! ... aku
capel, sangat capek ...

aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan
tanpa harus menabung...aku ingin jajan terus! ...

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak
menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati...

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk
menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap
kepada ku...

aku capek ayah, aku capek menahan diri...aku ingin seperti
mereka...mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah
! .." sang anak mulai menangis...

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil
berkata " anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu",
lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah
jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang...
lalu sang anak pun mulai mengeluh " ayah mau kemana kita?? aku tidak
suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk
duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada
banyak ilalang... aku benci jalan ini ayah" ... sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah,
airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan
pepohonan yang rindang...

"Wwaaaah... tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!" sang
ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang
beralaskan rerumputan hijau.

"Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah" ujar sang ayah, lalu sang
anak pun ikut duduk di samping ayahnya.

" Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini
begitu indah...?"

" Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?"

" Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi,
padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar
dalam menyusuri jalan itu"

" Ooh... berarti kita orang yang sabar ya yah? Alhamdulillah"

" Nah, akhirnya kau mengerti"

" Mengerti apa? aku tidak mengerti"

" Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap
baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap
kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi...
bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar
saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melewati ilalang dan kau
pun harus sabar saat dikelilingi serangga... dan akhirnya semuanya
terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak
sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh
karena itu bersabarlah anakku"

" Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar "

" Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau
tetap kuat ... begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus
berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi...
ingatlah anakku... ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat
kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri... maka
jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu
sendiri... seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan
istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya... maka kau akan dapati
dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan
untuk berhenti dan pulang... maka kau tau akhirnya kan?"

" Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah
dari telaga ini ... sekarang aku mengerti ... terima kasih ayah , aku
akan tegar saat yang lain terlempar "

Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.

Oleh: Nida Tsaura S

Rabu, 04 Mei 2011

Rumah Minimalis Modern Mewah 2011


 id=
Gambar Rumah Minimalis Modern 2011 Mewah

Pola pikir berwirausaha belum berkembang

JAKARTA: Sedikitnya 35 penerima beasiswa wirausaha mengaku persoalan pola pikir (mindset) menjadi penghambat untuk memulai usaha. Karena itu beasiswa yang dilengkapi dengan pelatihan, konsultasi, mentoring dan bantuan pemasaran sangat bermanfaat bagi mereka.

"Kebanyakan beasiswa yang ditujukan pada mahasiswa umumnya mengutamakan nilai Indeks Prestasi (IP) tinggi, penerima dari golongan keluarga prasejarhtera dan persyaratan lainnya. Namun beasiswa wirausaha yang kami terima dari Mien R Uno Foundation (MRUF) tidak membebani kami dengan persyaratan akademik dan status keluarga seperti itu,” kata Dewi Uli, mahasiswa Universitas Andalas, salah satu penerima beasiswa, hari ini.

Usai lolos seleksi sebagai penerima beasiswa wirausaha MRUF, Dewi dan temannya langsung mendapat pelatihan entrepreneurship selama 3 hari di Cipanas, dilanjutkan dengan pembekalan karakter bagi calon entrepreneur oleh Mien R Uno, pakar kepribadian yang menjadi pendiri yayasan ini.

"Kami merasa beruntung menerima jenis beasiswa wirausaha ini karena bukan sekadar menerima fasilitas pembiayaan tapi juga pelatihan, konsultasi, mentoring dan bantuan pemasaran. Teman di kampus yang mendapat beasiswa dari pemerintah dan swasta mengatakan mereka umumnya hanya menerima dana," tambah Dewi yang tengah merintis bisnis online shop.

Penerima beasiswa wirausaha berasal dari IPB, ITB, ITS, UGM, Unand, Unpad dan UI yang menerima Rp400.000 per bulan selama setahun. MRUF bekerja sama dengan Kelompok Salemba Enam (KSE) yang membiayai program beasiswa dan mengutamakan calon entrepreneur yang kreatif dan inovatif bukan melihat nilai akademik tinggi semata.

Tasriandy, mahasiswa dari kampus yang sama mengatakan hal yang senada karena dia yang  sudah memiliki usaha kripik ikan, kripik rebung dan kripik daun singkong langsung mendapat bimbingan untuk mengembangkan usahanya.

"Dari entrepreneur Camp yang difasilitasi Young Entrepreneur Academy selama tiga hari pada pekan lalu, saya langsung semangat pulang ke Padang akan menambah variasi produk keripik karena kalau berwirausaha kita harus kreatif dan inovatif. Satu hal yang sangat bermanfaat bagi saya adalah tidak takut gagal lagi,” katanya.

Mien R Uno, pendiri yayasan  didampingi Indra Uno sebagai Ketua Yayasan MRUF mengatakan para penerima beasiswa umumnya sudah memiliki usaha atau pernah punya usaha namun gagal.

"Mereka ada yang bisnis kuliner, jualan kue risoles, kripik, bisnis event organizer dan lainnya. Di Hari Pendidikan Nasional kemarin kami membekali mereka pula dengan pendidikan karakter karena modal utama jadi pengusaha sebenarnya harus punya karakter yang bagus," katanya.

Tahun sebelumnya, kata Indra Uno,  MRUF juga telah memberikan beasiswa wirausaha kepada 33 mahasiswa dari berbagai kampus. Dari program tahun lalu jumlah peserta yang memiliki usaha baru mencapai 21%. Sedangkan peserta yang mampu meningkatkan usahanya  mencapai 30,9%. 

Untuk peserta tahun lalu, pihaknya juga membantu pemasaran dengan mengikutsertakan peserta pada pameran-pameran, melakukan pemagangan di UKM yang sudah berjalan dengan baik atau bahkan mereka ditantang untuk menjadi pendamping usaha mikro dalam hal manajemen karena sebagai mahasiswa mereka memiliki bekal ilmu pengetahuan yang lebih baik dari masyarakat yang terjun menjadi pedagang kaki lima dan usaha rumahan lainnya.

"Program sebenarnya sudah berjalan tahun ke tiga, tetapi tahun pertama kami anggap masih uji coba. Dari 33 mahasiswa penerima beasiswa tahun 2010, muncul enam usaha baru sementara yang sudah mengikuti program melaporkan omzet penjualannya meningkat 30%. Hanya 1% yang tidak berani berwirausaha,” tambah Nanang Suryanto, Direktur Eksekutif MRUF.

Yayasan yang pendiriannya diprakarsai Razif H Uno ini memang focus pada pembinaan generasi muda terutama mahasiswa dan para wirausaha muda sektor mikro. Dibantu oleh Indra dan Sandy S Uno, tahun depan yayasan akan menyasar perguruan tinggi negri ataupun swasta dari kampus-kampus yang kurang beruntung dengan kucuran beasiswa terutama dari pemerintah.

“Kami akui PTN papan atas memang sudah banyak dibanjiri dengan beragam beasiswa dari Kemendiknas maupun CSR pihak swasta karena itu kami akan bantu kampus-kampus berkualitas namun kurang mendapat pendanaan. Tujuan kami berkontribusi untuk menciptakan masyarakat mandiri karena itu semua pihak harusnya bisa ikut mendukung langkah-langkah kami ini,” ujar Nanang. (ra)


sumber : http://www.bisnis.com/ekonomi/mikro-ukm/22380-pola-pikir-berwirausaha-belum-berkembang

Apakah Saya Cocok Jadi Entrepreneur ?? Jawablah Pertanyaan ini !

Cukup jawab YA atau TIDAK saja

1. Saya berkemauan keras

2. Saya punya alasan yang sangat kuat

3. Saya suka tantangan

4. Saya lebih suka bertindak ketimbang berteori

5. Saya bertanggung jawab penuh terhadap diri dan keluarga

6. Saya tidak suka diperintah dan diawasi

7. Saya suka belajar dari kesalahan

8. Saya suka mengambil inisiatif

9. Saya berpikiran terbuka (open minded)

10. Saya mudah beradaptasi dan bekerja sama dengan orang lain

12. Saya punya ide-ide baru

13. Saya selalu melaksanakan keputusan yang telah dibuat

14. Saya selalu melihat masalah sebagai tantangan

15. Saya suka mempelajari hal-hal baru

16. Saya berani mengambil risiko

17. Saya suka mengikuti intuisi (kata hati)

18. Saya tidak peduli dengan pendapat negatif orang lain

19. Saya selalu ingin tahu

20. Saya ulet, gigih, tidak mudah menyerah

21. Saya dapat menguasai emosi

22. Saya percaya akan diri sendiri

23. Saya punya keyakinan yang kuat

24. Saya punya impian yang jelas

25. Saya bersedia menunda kenikmatan dan berkorban untuk mengejar impian

26. Saya punya model yang menjadi inspirasi

27. Saya suka bekerja keras

28. Saya mandiri, tidak suka bergantung kepada orang lain

29. Saya selalu berpikir positif

30. Saya percaya dengan takdir Tuhan bahwa saya dilahirkan untuk jadi pemenang

Nilai:

Jika anda menjawab YA sebanyak:

- 26 atau lebih, artinya punya peluang jadi entrepreneur sukses di atas rata-rata

- 21 sampai 25, anda berpeluang jadi entrepreneur sukses dan financially free

- 15 sampai 20, masih bisa jadi entrepreneur sedang-sedang saja

- Di bawah 15: wah, kayaknya anda nggak cocok jadi entrepreneur nih.


Sumber: Kompilasi dari berbagai sumber

Senin, 02 Mei 2011

Sedapnya Bisnis Kuliner With Kuliner University Depok

Bisnis kuliner adalah bisnis yang tidak mengenal krisis ... Bisa dimulai...dengan modal kecil...dan potensi bisnis yang cukup menggiurkan...

Anda Mau bermain di bisnis kuliner ??

Ikuti Seminar " Sedapnya Bisnis Kuliner " with Kuliner University Depok

Pembicara : KUWAT SUBARDJA
- owner 36 cabang Japanese Resto Ichi Bento
- owner 15 outlet Dapur Bebek
- Owner 15 Cabang Joss Chicken


Tanggal : Minggu 29 Mei 2011
Waktu : Pkl. 13.30 sd 16.30 WIB
Tempat : Auditorium Fakultas Tehnik UI Kampus UI Depok

Informasi & Pendaftaran:

Transfer ke rek An : Muhammad syamsul farid

BCA : 861 013 2325

Mandiri : 1370006867671

konfirmasi  sms ke 0877 21050 5373  infokan nama dan nominal slip mohon dibawa sebagai tiket masuk.


htm : umum Rp. 150 rb. mhs Rp.100 rb (hari H : 200rb)

Info : 087721505373/ 085643685169